KALTIMPOST.ID, IZMIT – Pergantian pelatih timnas Prancis dari Didier Deschamps ke Zinedine Zidane setelah Piala Dunia 2026 turut membawa perubahan dalam permainan Les Bleus. Zidane menyiapkan skema 4-3-3 untuk laga perdana UEFA Nations League 2026–2027 melawan Turki di Kocaeli Stadium, Izmit, Sabtu (26/9) dini hari Wita.
Dalam skema tersebut, kapten Prancis Kylian Mbappe diproyeksikan kembali menempati posisi sayap kiri. Sementara itu, Ousmane Dembele disiapkan sebagai penyerang tengah dan Michael Olise di sisi kanan.
Laga Turki kontra Prancis menjadi pertandingan perdana Zidane sebagai pelatih Les Bleus setelah menggantikan Deschamps. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 20.45 waktu setempat atau 02.45 Wita.
Baca Juga: Kabar Pemadaman Internet Nasional Dipastikan Hoaks, Ini Penjelasan Diskominfo Kubar
Perubahan posisi Mbappe menjadi salah satu perhatian utama. Sejak kekalahan Prancis dari Spanyol pada semifinal Euro 2024, Mbappe lebih sering dimainkan sebagai penyerang tengah ketika menjadi starter. Penampilan terakhirnya sebagai pemain sayap kiri terjadi sebelum Euro 2024.
Zidane sebelumnya juga menyebut Mbappe akan tetap menjadi kapten Prancis. Bintang Real Madrid itu menyambut era baru bersama Zidane dan menyatakan perubahan tersebut berjalan baik sejauh ini.
Skema 4-3-3 yang disiapkan Zidane mengingatkan pada pendekatan yang pernah digunakannya saat menangani Real Madrid. Bersama Los Blancos, Zidane meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016, 2017, dan 2018.
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, sebelumnya menyebut Zidane memiliki gagasan yang jelas mengenai cara mengelola tim. Diallo mengatakan kedatangan Zidane membawa perubahan setelah era Deschamps.
Di kubu Turki, perhatian juga tertuju kepada Arda Guler. Gelandang serang yang bermain untuk Real Madrid sejak 2023 itu akan berhadapan dengan Zidane, sosok yang pernah menjadi pemain Real Madrid pada 2001–2006.
Baca Juga: Suami Lebih Terbuka pada Teman ketimbang Istri, Biasanya Menyimpan Alasan Psikologis Ini
Bagi Guler, laga tersebut juga menjadi momen spesial karena dapat tampil di hadapan salah satu idolanya. Zidane sendiri memberikan pujian terhadap pemain berusia 21 tahun tersebut, terutama terkait kemampuan menerima bola dan ketenangannya saat berada di bawah tekanan.
Pertemuan Turki dan Prancis merupakan bagian dari matchday pertama Grup A1 UEFA Nations League 2026–2027. Setelah menghadapi Turki, Prancis dijadwalkan bertemu Belgia dan Italia pada rangkaian pertandingan berikutnya. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran