KALTIMPOST.ID, BRUSSEL – Pelatih Zinedine Zidane harus mencari solusi tanpa Kylian Mbappe saat Prancis menghadapi tuan rumah Belgia pada matchday kedua Grup A1 UEFA Nations League di Stadion King Baudouin, Brussel, dini hari nanti. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 02.45 Wita dan disiarkan langsung RCTI, Sportstars, K-Vision, serta Vision+.
Mbappe absen setelah mengalami cedera lutut kiri saat Les Bleus menang 1-0 atas Turki pada matchday pertama di Stadion Kocaeli, Izmit, Sabtu (26/9). Sekitar lima menit setelah mencetak gol pada menit ke-54, kapten Prancis itu harus ditarik keluar karena cedera.
Seperti dilaporkan L'Equipe, Mbappe sejatinya sudah merasakan nyeri pada lutut kiri saat tiba di pemusatan latihan Prancis di Clairefontaine. Real Madrid sebagai klub Mbappe juga telah meminta tim medis Les Bleus untuk berhati-hati. Namun, cedera tetap tak terhindarkan.
Baca Juga: Angin Segar Fiskal Kaltim! Ketua DPRD Hasanuddin Mas'ud Sebut Ada Peluang Tambahan DBH
UEFA mencatat, Mbappe mencetak gol kemenangan Prancis atas Turki sebelum meninggalkan lapangan dalam kondisi cedera. Zidane pun kini harus menyiapkan opsi lain untuk lini depan.
Meski kehilangan Mbappe, Zidane memilih tidak memanggil pemain baru dan memaksimalkan skuad yang ada.
"Ketika Kylian ada dan ketika dia tidak ada, tentu itu berbeda. Kami semua mendoakan agar dia segera pulih," kata bek tengah Prancis yang musim ini direkrut Chelsea, Maxence Lacroix.
Zidane memiliki sejumlah opsi untuk menggantikan peran Mbappe. Saat menghadapi Turki, Mbappe bermain sebagai wide attacker kiri. Setelah pemain 27 tahun itu ditarik keluar, Désiré Doué dari Paris Saint-Germain (PSG) masuk menggantikannya.
Doué merupakan pemain versatile yang dapat bermain sebagai wide attacker maupun gelandang serang. Zidane juga masih memiliki Bradley Barcola, mantan rekan Doué di PSG yang musim ini memperkuat Liverpool FC.
Opsi lainnya adalah menggeser Ousmane Dembélé dari false nine ke sisi kiri. Untuk posisi penyerang tengah, Esteban Lepaul dari Stade Rennais dapat menjadi pilihan.
Baca Juga: Siap Menggebrak Muladi Dome UNDIP, GIIAS Semarang 2026 Hadirkan 19 Brand Otomotif Dunia
Di kubu Belgia, perhatian tertuju kepada Mika Godts. Wide attacker berusia 21 tahun itu mencetak gol saat De Rode Duivels mengalahkan Italia 2-0 pada matchday pertama, Jumat (25/9). UEFA mencatat Godts membuka keunggulan Belgia pada menit ke-21 sebelum Dodi Lukébakio memastikan kemenangan.
Godts yang musim ini bergabung dengan PSG juga mengenakan nomor punggung 10 di timnas Belgia. Pelatih Belgia Mark van Bommel menilai Godts layak mendapatkan kepercayaan tersebut.
Absennya wide attacker senior seperti Leandro Trossard dan Jérémy Doku juga tidak terlalu mengkhawatirkan Van Bommel.
"Dia (Godts) bisa berkembang lebih bagus lagi. Dia juga sudah berada di klub dengan mentalitas juara (PSG)," ujar Van Bommel.
Duel Belgia kontra Prancis menjadi pertemuan dua tim yang sama-sama memulai era pelatih baru dengan kemenangan. Zidane membawa Prancis mengalahkan Turki, sedangkan Van Bommel mengantar Belgia menundukkan Italia pada laga perdana. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran