Indonesia vs Tailan: Misi Pembuktian John Herdman di Final ASEAN Cup 2026

Ery Supriyadi • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 05:43 WIB
John Herdman dan Kevin Diks saat jumpa pers jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 kontra Thailand di SUGBK. (ANDIKA RACHMANSYAH/JAWA POS.COM)
John Herdman dan Kevin Diks saat jumpa pers jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 kontra Thailand di SUGBK. (ANDIKA RACHMANSYAH/JAWA POS.COM)

 

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Final FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi John Herdman untuk membuktikan kapasitasnya bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu ditantang membawa skuad Garuda mengakhiri dominasi Tailan sekaligus mengangkat trofi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 21.00 Wita. Bagi Herdman, laga ini bukan sekadar perebutan gelar, tetapi juga momentum untuk mengubah catatan pertemuan Indonesia dengan Thailand yang selama ini lebih menguntungkan lawan.

Herdman menyadari tantangan tersebut. Tailan memiliki sejarah panjang dengan catatan kemenangan lebih banyak atas Indonesia. Kondisi itu justru menjadi motivasi bagi Herdman untuk membawa para pemainnya membalikkan tren.

Baca Juga: Wushu Berau Masih Tunggu Kepastian Jelang Porprov Kaltim

“Saya melihat sejarah pertandingan kedua tim. Saya pikir Tailan telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia,” kata Herdman dalam jumpa pers prapertandingan di SUGBK, Minggu (4/10/2026).

Menurut Herdman, catatan masa lalu bisa membuat Tailan tampil lebih percaya diri. Namun, ia ingin menjadikan final sebagai langkah penting bagi para pemain Indonesia untuk mengubah sejarah tersebut.

“Mereka memiliki sejarah kemenangan atas Indonesia. Bagi kami, itu merupakan langkah penting yang harus diambil para pemain ini untuk membalikkan tren tersebut,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Indonesia dan Tailan telah bertemu 78 kali sejak 1957. Thailand mencatat 37 kemenangan, sedangkan Indonesia menang 25 kali. Sebanyak 16 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Dalam 10 pertemuan terakhir, Indonesia juga hanya mampu meraih dua kemenangan. Thailand menang lima kali, sedangkan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Kemenangan terakhir Indonesia atas Tailan terjadi pada leg pertama final Piala AFF 2016, atau 10 tahun lalu. Saat itu, Indonesia menang 2-1 setelah gol Hansamu Yama dan Rizky Pora membalikkan keadaan dari ketertinggalan akibat gol Teerasil Dangda.

Herdman juga tidak datang tanpa persiapan. Ia telah mempelajari karakter permainan Thailand yang kini ditangani Anthony Hudson.

Baca Juga: Tak Cuma Legalitas! DPMPD Kaltim Dorong Kesejahteraan 27 Masyarakat Hukum Adat Prioritas

Pelatih Indonesia itu bahkan memiliki pengalaman mengenal Hudson dari persaingan sepak bola Amerika Utara. Saat Hudson menjadi asisten pelatih Amerika Serikat, Herdman menjabat pelatih kepala Kanada.

Menurut Herdman, fleksibilitas Hudson menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai. Tailan dapat mengubah pendekatan permainan, termasuk menggunakan formasi diamond, lima bek, 4-2-1-3, hingga 4-3-3.

“Dia sangat fleksibel dan adaptif. Dia pelatih top. Saya mengenalnya dari Amerika Utara. Dia sangat bagus dalam pekerjaannya,” ujar Herdman.

Namun, Herdman menilai hasil akhir tetap akan ditentukan oleh kesiapan mental para pemain. Ia meminta skuad Garuda tidak larut dalam sejarah pertemuan kedua tim dan lebih fokus terhadap permainan sendiri.

“Pada akhirnya, yang terpenting adalah semangat yang kami tunjukkan ketika memasuki pertandingan dan mentalitas kami. Jika kami membawa mentalitas yang tepat, fokus pada diri sendiri, dan mampu memanfaatkan momen-momen yang kami dapatkan, kami akan memiliki peluang yang bagus,” tutupnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
fifa asean cup 2026 Tailan final ASEAN Cup Timnas Indonesia John Herdman