Prancis vs Belgia: Zidane Bidik Kemenangan Kandang Pertama

Ery Supriyadi • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 07:01 WIB
Zinedine Zidane membidik kemenangan kandang pertama sebagai pelatih Prancis saat menghadapi Belgia di Stade de France, Saint-Denis, dini hari nanti (6/10). (CATHERINE STEENKESTE/REUTERS)
Zinedine Zidane membidik kemenangan kandang pertama sebagai pelatih Prancis saat menghadapi Belgia di Stade de France, Saint-Denis, dini hari nanti (6/10). (CATHERINE STEENKESTE/REUTERS)

 

KALTIMPOST.ID, SAINT-DENIS – Zinedine Zidane masih memburu kemenangan kandang pertamanya sebagai pelatih Prancis. Kesempatan itu datang saat Les Bleus menjamu Belgia pada laga keempat Grup A1 UEFA Nations League di Stade de France, Saint-Denis, dini hari nanti.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 02.45 Wita dan disiarkan langsung RCTI, Sportstars, K-Vision, RCTI+, serta Vision+.

Dua kemenangan pertama Zidane bersama Prancis justru diraih dalam laga tandang. Les Bleus menaklukkan Turki 1-0 di Izmit pada 26 September, sebelum kembali menang dengan skor serupa atas Belgia di Brussel tiga hari kemudian.

Baca Juga: Ole Romeny Bikin Cemas Jelang Final, Herdman Belum Bisa Pastikan Tampil

Namun, hasil berbeda didapat ketika Prancis tampil di kandang sendiri. Menghadapi Italia pada 3 Oktober, Prancis harus puas bermain imbang 1-1.

Zidane pun berharap pertemuan kedua dengan Belgia di fase grup kali ini menjadi momentum untuk memberikan kemenangan kepada publik Prancis.

“Tentu saja saya sangat tersentuh dan senang bisa kembali ke Stade de France. Itu luar biasa. Kami ingin memberikan kemenangan untuk publik kami,” kata Zidane seperti dikutip dari L’Equipe.

Sejak mengambil alih Prancis, Zidane menerapkan permainan dengan pressing tinggi. Pendekatan tersebut masih membutuhkan penyesuaian karena para pemain belum sepenuhnya terbiasa dengan intensitas yang diinginkan sang pelatih.

Bek Prancis Jeremy Jacquet mengakui timnya terkadang terlalu agresif ketika melakukan pressing. Menurutnya, Les Bleus perlu lebih cermat menentukan waktu untuk menekan lawan.

“Kami harus tahu kapan melakukannya. Terkadang kami terlalu ingin maju. Padahal, kami hanya perlu bertahan dalam blok menengah,” ujar Jacquet seperti dilansir Canal+.

Baca Juga: Indonesia vs Tailan: Misi Pembuktian John Herdman di Final ASEAN Cup 2026

Persoalan lain yang harus dibenahi Prancis adalah produktivitas. Dalam tiga pertandingan bersama Zidane, Les Bleus baru mencetak tiga gol.

Ketika menghadapi Italia, Prancis sebenarnya melepaskan 14 tembakan. Namun, hanya dua yang mengarah ke gawang.

“Saya merasa kami sedikit lengah setelah gol pertama. Saya pikir kami harus lebih agresif,” beber Jacquet yang bermain untuk Liverpool FC.

Tantangan Prancis semakin besar karena Zidane kehilangan Dayot Upamecano. Bek Bayern Munchen tersebut mendapat kartu merah ketika menghadapi Italia sehingga tidak bisa memperkuat Les Bleus melawan Belgia.

Prancis juga masih kehilangan kapten Kylian Mbappe yang absen akibat cedera saat menghadapi Turki. Dengan kondisi tersebut, Zidane harus memaksimalkan 21 pemain yang tersedia.

Belgia pun datang ke Stade de France tanpa dua pemain penting. Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning.

Absennya De Bruyne menjadi kehilangan besar bagi Belgia. Gelandang SSC Napoli itu baru saja mencetak dua gol ketika De Rode Duivels menang 3-0 atas Turki, Sabtu (3/10).

De Bruyne sebelumnya menyebut gaya permainan yang diterapkan pelatih Mark van Bommel cocok dengan karakter permainannya.

“Bagus kalau Kevin (De Bruyne) merasa gaya ini cocok. Saya senang,” kata Van Bommel seperti dilansir Sporza.

Van Bommel juga menegaskan kartu kuning De Bruyne bukan bagian dari strategi untuk mengistirahatkannya saat menghadapi Prancis.

“Kevin hanya frustrasi dan menurut saya bahkan tidak menyadarinya. Dia sedang berada dalam ritme yang luar biasa dan menikmati permainannya. Jadi, kartu kuning itu benar-benar tidak diambilnya dengan sengaja,” tutur mantan gelandang Belanda periode 2002–2012 tersebut. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Sumber : Jawa Pos Koran
Prancis vs Belgia uefa nations league zinedine zidane kylian mbappe kevin de bruyne