Skuad Juara ASEAN Cup Bisa Berubah, Herdman Pantau Pemain Baru dan Pulih Cedera

Redaksi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 05:15 WIB
Skuad Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. (JPNN)
Skuad Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. (JPNN)

 

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian penting bagi Timnas Indonesia. Namun, trofi tersebut belum menjamin seluruh pemain yang mengangkatnya akan menjadi bagian dari skuad untuk Piala Asia 2027.

Indonesia mengakhiri penantian gelar selama 18 tahun setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 pada partai final. Gelar tersebut menjadi trofi pertama Indonesia di FIFA ASEAN Cup.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyebut keberhasilan itu sebagai salah satu pencapaian paling spesial dalam kariernya. Pelatih asal Inggris tersebut bangga melihat para pemain mampu melewati situasi sulit hingga akhirnya membawa pulang trofi.

Baca Juga: Mengenal Koleksi Kembang Perawan di BIFF 2026, Wajah Baru Wastra Kaltim untuk Generasi Muda

"Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi Indonesia. Trofi pertama dalam sejarah. Satu-satunya hal yang penting adalah mengangkat trofi untuk kalian semua, untuk negara ini, dan membuat kalian bangga," ujar mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.

Salah satu keputusan menarik Herdman terjadi dalam drama adu penalti. Empat pemain yang ditunjuk sebagai eksekutor Indonesia seluruhnya berasal dari lini belakang, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama.

Keempatnya sukses menjalankan tugas. Tidak ada pemain depan yang mengambil penalti.

Herdman menjelaskan, pemilihan eksekutor berdasarkan hasil latihan sehari sebelum pertandingan. Seluruh pemain sebelumnya diberi kesempatan untuk mengambil penalti.

"Kami menganalisis para pemain yang mengambil penalti dan mereka yang akhirnya ditunjuk adalah pemain yang paling klinis dalam latihan kemarin," kata Herdman.

Menurut dia, sejumlah pemain depan justru tampil kurang meyakinkan saat latihan. Karena itu, pemain yang menunjukkan performa terbaik dipercaya menjadi algojo.

"Beberapa pemain depan justru tidak terlalu baik dalam latihan dan tidak terlalu percaya diri. Sering kali, ketika seorang pemain belum mampu melakukannya dalam latihan, Anda memberikan kesempatan kepada pemain yang terlihat sedang berada dalam kondisi terbaik," jelasnya.

Baca Juga: Deretan Klub Eropa Beri Selamat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Ada MU hingga Juventus

Herdman menegaskan, komposisi juara FIFA ASEAN Cup 2026 belum final. Fokusnya kini mulai diarahkan ke Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari.

Pelatih berusia 51 tahun itu masih membuka peluang bagi pemain baru untuk masuk skuad. Pemain yang sebelumnya absen karena cedera juga berpeluang kembali.

Herdman mengaku terus memantau kompetisi domestik. Dia bahkan memilih tinggal di Indonesia agar dapat menyaksikan langsung pertandingan lokal sekaligus mencari pemain yang memiliki potensi memperkuat tim nasional.

Karena itu, sejumlah nama yang sebelumnya absen masih masuk dalam proyeksinya. Mees Hilgers, Marselino Ferdinan, hingga kapten Jay Idzes berpeluang kembali ke skuad.

"Kami juga menantikan kembalinya Jay. Saya pikir akan ada beberapa pemain baru ke depannya," tutur Herdman.

Di sisi lain, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan keberhasilan meraih trofi tidak membuat Timnas Indonesia berhenti melakukan evaluasi.

Erick akan berdiskusi dengan Herdman untuk membedah sejumlah kekurangan yang masih terlihat selama FIFA ASEAN Cup 2026. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2027.

"Ya, banyak, nanti saya sama coach. Ada banyak. Titik-titik kelemahan yang mungkin harus kami perbaiki untuk persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027," ujar Erick.

Baca Juga: Kaltim Punya 280 Wasit Bulu Tangkis Berlisensi, PBSI Target Tambah Wasit Internasional

Menurut Erick, laga final melawan Thailand dan kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh memberikan pelajaran penting bagi skuad Garuda.

Dia mengingatkan bahwa persaingan di Piala Asia akan jauh lebih berat. Karena itu, persiapan harus dilakukan secara serius jika Indonesia ingin melangkah lebih jauh.

"Ini pelajaran bagus untuk semua pemain dan pelatih. Kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan diri dan tantangannya sangat berat," lanjutnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Sumber : Jawa Pos Koran
fifa asean cup 2026 Timnas Indonesia erick thohir piala asia 2027 John Herdman