Sepuluh Tahun Memimpin UEFA, Ceferin Siap Tinggalkan Kursi Presiden

Redaksi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 07:14 WIB
Aleksander Ceferin (kiri) akan mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Presiden UEFA setelah sedekade menjabat. (ODD ANDERSEN/AFP)
Aleksander Ceferin (kiri) akan mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Presiden UEFA setelah sedekade menjabat. (ODD ANDERSEN/AFP)

 

KALTIMPOST.ID, ASTANA – Tahun 2027 akan menjadi periode penting bagi masa depan sepak bola dunia. Selain pemilihan presiden FIFA pada 18 Maret, UEFA juga akan memilih pengganti Aleksander Ceferin pada 22 April.

Pemilihan presiden UEFA tersebut akan digelar di Astana, ibu kota Kazakhstan.

Jika Presiden FIFA Gianni Infantino masih berniat mencalonkan diri kembali dengan batas waktu pendaftaran pada 18 November mendatang, tidak demikian dengan Ceferin. Dua tahun lalu, pria asal Slovenia itu sudah menyatakan tidak akan maju lagi.

Ceferin telah memimpin UEFA selama sedekade terakhir. Kini, organisasi sepak bola Eropa tersebut bersiap memasuki era baru setelah masa kepemimpinannya berakhir.

Baca Juga: Skuad Juara ASEAN Cup Bisa Berubah, Herdman Pantau Pemain Baru dan Pulih Cedera

“Batas waktu pengajuan calon presiden adalah 22 Januari 2027. Selain presiden baru, delapan anggota Komite Eksekutif juga akan dipilih dengan setidaknya satu di antaranya harus perempuan. Batas waktu pengajuan calon anggota Komite Eksekutif adalah 22 Februari 2027,” demikian penjelasan UEFA di laman resmi mereka. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Sumber : Jawa Pos Koran
Aleksander Ceferin Presiden UEFA gianni infantino sepak bola eropa uefa