KALTIMPOST.ID, ROMA – Jose Mourinho kembali ke Stadio Olimpico, tetapi kali ini sebagai pelatih Real Madrid. Pelatih berjuluk The Special One itu akan menghadapi mantan klubnya, AS Roma, yang kini ditangani Gian Piero Gasperini, pada matchday kedua fase liga Liga Champions, Kamis (15/10) dini hari (siaran langsung SCTV/beIN Sports 3/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 Wita).
Pertandingan tersebut menjadi momen emosional bagi Mourinho. Selama menangani Roma pada periode 2021–2024, pelatih asal Setubal, Portugal, itu meninggalkan jejak yang masih terlihat dalam komposisi skuad Giallorossi –julukan AS Roma.
Gasperini mempertahankan sejumlah pemain yang pernah menjadi bagian penting tim asuhan Mourinho. Mereka antara lain kiper Mile Svilar, bek Gianluca Mancini dan Evan Ndicka, gelandang Bryan Cristante dan Lorenzo Pellegrini, serta penyerang Paulo Dybala.
Baca Juga: BNN Kaltim Usul Larangan Total Vape, Ungkap Modus Peredaran Narkoba Lewat Liquid
“Mourinho meninggalkan warisan yang luar biasa di tim ini. Namun, sekarang kami adalah tim yang berbeda. Sangat berbeda dari tim yang saat itu dilatih Mourinho, meski belum bertahun-tahun berlalu,” ungkap Gasperini, seperti dilansir DAZN.
Meski demikian, ikatan Mourinho dengan Roma tidak hanya berkaitan dengan pemain. Ia juga masih menyimpan kenangan tentang sambutan para pendukung saat pertama kali tiba di ibu kota Italia tersebut.
Ribuan Romanista menyambut Mourinho di bandara ketika dirinya belum mempersembahkan prestasi apa pun. Ia kemudian membalas kepercayaan tersebut dengan membawa Roma menjuarai Liga Konferensi Europa musim 2021–2022.
Dilansir Corriere dello Sport, Mourinho mengakui lawatan ke markas Roma terasa seperti pulang ke rumah.
“Aku masih merasakan ikatan emosional dengan staf dan para penggemar AS Roma,” ujar Mourinho.
Baca Juga: Hotel Bintang Tiga Rajai Balikpapan, Okupansi Bintang Lima Tertekan
Kini, ia kembali ke Olimpico dengan tantangan berbeda. Mourinho harus menghadapi tim yang masih menyisakan sejumlah pemain dari eranya, tetapi telah mengalami perubahan di bawah arahan Gasperini. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran