KALTIMPOST.ID, ROMA – Paulo Dybala memiliki kenangan pahit ketika menghadapi Real Madrid. Kini, penyerang AS Roma berjuluk La Joya itu berpeluang menghadapi kembali klub raksasa Spanyol tersebut dalam matchday kedua fase liga Liga Champions di Stadio Olimpico, Kamis (15/10) dini hari (siaran langsung SCTV/beIN Sports 3/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 Wita).
Kenangan tersebut terjadi ketika Dybala masih memperkuat Juventus. Sekitar delapan tahun lalu, Bianconeri –julukan Juventus– menghadapi Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Allianz Stadium, Turin.
Juventus kalah tiga gol tanpa balas. Dalam pertandingan itu, Dybala menjadi sorotan setelah gagal membantu timnya mengimbangi permainan Los Blancos.
Baca Juga: BNN Kaltim Usul Larangan Total Vape, Ungkap Modus Peredaran Narkoba Lewat Liquid
Kini, Dybala memiliki kesempatan menghadapi Real Madrid dengan peran berbeda. Bersama Roma di bawah arahan Gian Piero Gasperini, pemain asal Argentina itu kembali menjadi salah satu komponen penting di lini serang.
Performa Dybala juga menjadi modal bagi Giallorossi –julukan AS Roma– untuk menghadapi pertandingan tersebut. Musim ini, ia telah mencatatkan empat assist di Serie A.
Dukungan publik Olimpico diharapkan bisa menambah motivasi Roma. Meski menyadari lawan yang dihadapi memiliki rekam jejak panjang di kompetisi Eropa, Dybala optimistis timnya tetap memiliki peluang.
“Ini akan menjadi laga yang sulit. Kami menghadapi salah satu tim paling sukses di dunia. Namun, dengan dukungan para penggemar di Olimpico, kami akan memiliki sesuatu yang ekstra,” beber Dybala kepada Sky Sport Italia.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Roma tidak ingin hanya mengandalkan keuntungan bermain di kandang. Mereka juga harus tampil disiplin dan memanfaatkan setiap peluang yang muncul.
Baca Juga: Hampir Separuh dari 198 Perumahan di Balikpapan Terlantar, Baru 30 Pengembang Serahkan Fasum-Fasos
Bagi Dybala, pertandingan ini sekaligus menjadi kesempatan menunjukkan kontribusinya di panggung Eropa. Kenangan pahit bersama Juventus menjadi bagian dari perjalanan kariernya, tetapi kini ia memiliki tantangan baru bersama Roma.
Di hadapan pendukung sendiri, Dybala diharapkan mampu menjadi pembeda. Namun, menghadapi Real Madrid tetap membutuhkan kerja kolektif, bukan hanya mengandalkan satu pemain.
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran