Hasil Liga 1: PSM Makassar Benamkan Persis Solo
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – PSM Makassar sukses meraih hasil maksimal pada laga perdananya.
Tim berjuluk Juku Eja ini sukses membenamkan Persis Solo di Stadion Batakan dengan tiga gol tanpa balas, Sabtu (10/8).
Sejak awal pertandingan, Yuran Fernandes cs terus memberi serangan ke gawang lawan. Brace Nermin Haljeta di menit 23 dan 31 pun sukses membuat tim unggul di babak pertama.
Sementara tim asuhan Milomir Seslija, kesulitan membobol gawang tim asal Sulawesi Selatan ini.
Bahkan di babak kedua Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, masih belum mampu menyamakan kedudukan.
Menyusul pada menit 74, gol milik M Rizky menciptakan kemenangan mutlak bagi PSM Makassar.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengaku puas dengan capaian yang diraih anak asuhnya.
Baca Juga: Hasil Liga 1 PSM Makassar vs Persis 3-0: Nermin Haljeta Buktikan Kualitas Eropa dengan Cetak Brace
Pasalnya, ini jadi modal penting, untuk memulai kompetisi musim ini.
“Saya sangat puas. Tetapi ini masih satu pertandingan, kami harus tetap rendah hati karena masih banyak pertandingan yang harus dihadapi,” ujarnya.
Di sisi lain, ia menyebut tim Persis Solo masih dengan formasi yang sama seperti saat di Piala Presiden 2024. Hal ini pun jadi keuntungan, karena bisa membaca kekuatan lawan.
Berbeda dengan PSM, kata dia, di mana tim dirombak secara menyeluruh. Banyak pemain baru yang direkrut baik lokal maupun asing.
“Kami banyak merekrut pemain dari tim yang terdegradasi di musim lalu, dan mengandalkan pemain-pemain muda. Jadi, musim ini juga tidak mudah bagi karna kami harus bekerja keras. Yang jelas, kami berharap para suporter terus memberi dukungannya,” tambah dia.
Di kubu lawan, Pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengakui keunggulan tim PSM Makassar.
Dengan pertandingan tadi, menurutnya tim tersebut memang pantas memenangi pertandingan.
Meski demikian, dirinya juga mengeluhkan kualitas Lapangan di Stadion Batakan. Yang mana, ini jadi faktor lain yang membuat timnya kesulitan membangun serangan, dan malah membuat beberapa kesalahan individu.
Celah itu, kata Milomir, pun dimanfaatkan PSM untuk melakukan serangan. Bahkan, mereka mampu meminimalisir kesalahan di dalam tim, dengan kualitas yang dimiliki.
“Ini juga yang terjadi saat berhadapan Arema dan Borneo FC di Piala Presiden lalu, mereka memanfaatkan peluang dengan kesalahan yang minim,” tandasnya.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko