KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – PSM Makassar tampil spartan di ASEAN Championship Cup (ACC) 2024.
Skuad Juku Eja sukses unggul atas Shan United FC dengan skor 4-3, pada pertemuannya di Stadion Batakan, Rabu (25/9) malam.
Kemenangan ini diraih lewat pertandingan yang cukup sengit. Shan United yang menyamakan kedudukan dengan tiga gol balasan, harus pasrah dengan gol menit PSM Makassar yang dipersembahkan oleh Abdul Rahman.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengatakan timnya memang layak memenangi pertandingan ini. Pasalnya, mereka menciptakan lebih banyak peluang dengan tujuh hingga delapan peluang yang berbuah empat gol.
Ia juga menyebutkan, meski sempat kebobolan lawan, para pemainnya sudah bekerja sangat keras. Terbukti banyak pemain cedera, yang juga merupakan imbas dari tidak adanya lapangan yang bagus untuk latihan.
“Padahal di tiga laga sebelumnya dan laga ini, target kami jangan cedera, tapi kenyataannya banyak cedera. Para pemain juga kelelahan. Ini belum pernah terjadi kepada saya,” kata dia.
Selain itu, dirinya juga belum mengetahui kondisi dua pemainnya yang cedera, yakni Nermin Haljeta dan Ricky Pratama. Tentu, ia harus putar otak untuk memilih pemain yang bugar untuk lanjutan Liga 1 melawan Persija.
Sementara, Pelatih Shan United Hiroki Ono mengaku, pada laga ini timnya hanya kurang beruntung. Hal ini karena gol kemenangan lawan tercipta di penghujung babak kedua.
Menurutnya, apa yang ditunjukkan para pemainnya sudah cukup bagus. Semangat bertanding mereka cukup tinggi, yang diperlihatkan dengan mencetak tiga gol.
Soal kesempatan ke semifinal, ia juga menyebut peluangnya sangat minim. Tetapi, mereka tak ingin menyerah dan akan terus mencoba dan bermain bagus.
“Karena tampil di kompetisi ini, merupakan pengalaman tertinggi bagi pemain di level ASEAN,” tandasnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko