Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Marcus Thuram Jadi Ancaman Serius Bagi Arsenal, Legenda The Gunners dan Inter Ini Beri Nasihat ke Arteta

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 6 November 2024 | 14:47 WIB

 

Marcus Thuram jadi ancaman serius Arsenal. (Foto: Sempre Inter)
Marcus Thuram jadi ancaman serius Arsenal. (Foto: Sempre Inter)

KALTIMPOST.ID-Arsenal akan menghadapi tantangan besar saat bertemu Inter Milan dalam laga fase grup Liga Champions di Giuseppe Meazza pada Kamis (7/11/2024) dini hari pukul 03.00 WIB.

Meskipun The Gunners belum terkalahkan di kompetisi elit Eropa musim ini, namun pasukan Mikel Arteta sangat membutuhkan hasil positif melawan raksasa Italia tersebut.

Kekalahan dari Newcastle United di laga terakhir Inggris memberikan pukulan telak bagi ambisi gelar mereka, dan bek William Saliba mengakui bahwa kepercayaan diri tim sedang rendah.

Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi Arsenal untuk kembali ke jalur kemenangan, namun Inter Milan bukanlah lawan yang bisa diremehkan.

Apa yang Membuat Arsenal dan Inter Milan Berbeda?

Lukas Podolski, pemain yang pernah membela Inter Milan dan Arsenal, memberikan pandangannya.

Penyerang Jerman ini adalah rekan setim Arteta di Emirates Stadium, yang mencetak 31 gol dalam 82 penampilan antara 2012 dan 2015. Ia juga sempat dipinjamkan ke Inter Milan.

Berbicara kepada harian Italia Gazzetta, juara Piala Dunia 2014 ini menyebut satu pemain yang menjadi pembeda antara kedua tim: Marcus Thuram.

“Arsenal tidak punya striker seperti Thuram. Walau ada Havertz, tapi dia bukan nomor 9. Itulah perbedaannya,” kata Podolski.

Arteta kini harus waspada terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh Thuram, yang telah mencetak 8 gol dalam 13 penampilannya musim ini. Pertahanan Arsenal harus siap menghadapi bahaya yang diwakilinya.

Meski merasa Arsenal kekurangan penyerang murni, Podolski mengaku mengagumi pendekatan taktis Arteta.

“Inter adalah Inter. Filosofi Inzaghi sudah dikenal, tapi jika harus memilih gaya yang memikat, saya pilih Arteta. Saya suka cara The Gunners bermain sepak bola,” ujarnya.

Arteta sendiri sudah tahu apa yang diharapkan dari pendekatan Inter Milan. Tim Italia itu berhasil menahan Manchester City dengan skor 0-0 sebelumnya musim ini dengan strategi bertahan yang solid. Tanpa striker tajam, Arsenal mungkin akan kesulitan menghindari hasil serupa.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#liga champions #inter #arsenal