KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir melontarkan pesan tegas dan penuh motivasi kepada para punggawa Timnas Indonesia U-17 jelang laga krusial kontra Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025.
Duel perdana Grup C itu akan digelar di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Arab Saudi, Jumat (4/4) malam WIB.
Tim besutan Nova Arianto, yang dikenal dengan julukan Garuda Asia, akan langsung dihadapkan dengan tantangan berat. Korea Selatan bukan lawan sembarangan, namun Erick menegaskan: jangan gentar, karena mimpi ke Piala Dunia U-17 ada di depan mata!
"Kuatkan mental dan jangan pernah takut! Persiapan sudah maksimal. Sekarang saatnya buktikan bahwa kita layak ke Piala Dunia U-17 bukan cuma karena jadi tuan rumah seperti dua tahun lalu, tapi karena kita memang pantas!" tegas Erick Thohir dalam pernyataan resmi, Jumat (4/3).
Satu Pemain Abroad, Tapi Tak Ada Alasan Untuk Minder
Menariknya, Timnas Indonesia U-17 hanya membawa satu pemain abroad dalam skuadnya. Tapi, itu tak menjadi alasan untuk pesimis. Justru, kata Erick, keterbatasan inilah yang harus jadi bahan bakar semangat.
"Kalau dulu kita ke Piala Dunia karena privilege tuan rumah, sekarang kita harus lebih terhormat—berjuang dari bawah, kalahkan lawan, dan rebut tiket sendiri!" lanjut mantan Presiden Inter Milan itu.
Setelah menghadapi Korea Selatan, Garuda Asia akan bertarung melawan Afghanistan dan Yaman. Hanya dua tim teratas dari Grup C yang akan melaju, sekaligus mengantongi tiket ke Piala Dunia U-17.
Laga Uji Coba Jadi Bekal, Bukan Alibi
Dalam pemusatan latihan di Dubai sejak 15 Maret lalu—yang berlangsung selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri—Timnas U-17 menjalani tiga laga uji coba: menang 1-0 atas China, imbang 2-2 melawan Uni Emirat Arab, dan kalah 0-2 dari Iran.
Cuaca dingin di Jazirah Arab (21-23°C pada malam hari) jadi tantangan tersendiri, namun Erick yakin para pemain siap tempur.
“Kalian sudah kerja keras. Sekarang waktunya menjawab kepercayaan rakyat Indonesia. Bukan hanya bermain, tapi berjuang sampai peluit akhir!” seru Erick.(*)
Editor : Thomas Priyandoko