KALTIMPOST.ID - PSSI kembali melakukan naturalisasi pemain. Kali ini di sektor tim nasional (timnas) putri yang dipastikan akan mendapatkan tambahan kekuatan. Empat pemain diaspora wanita resmi jalani sumpah setia Warga Negara Indonesia (WNI).
Kegiatan pengambilan sumpah WNI dilakukan di kantor Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta Selatan pada Selasa pagi, (10/6/2025).
Dalam proses pengambilan sumpah tersebut, keempatnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Bagimu Negeri. Keempat pemain ini selanjutnya akan melakukan proses perpindahan dokumen federasi. Masing-masing dari keempat pemain diaspora wanita ini memiliki posisi bermain yang berbeda-beda.
Sehingga dengan datangnya tambahan pemain diaspora wanita ini diharapkan mampu menambah booster untuk skuad Garuda Pertiwi dari tingkat U-19 hingga senior.
Yang pertama, ada Iris de Rouw. Berusia 20 tahun dengan tinggi badan 180 sentimer, berposisi sebagai penjaga gawang dan saat ini bermain untuk tim Sparta Rotterdam di Belanda. Diketahui, Iris memiliki darah keturunan Indonesia dari neneknya yang lahir di Lumajang.
Yang kedua ialah Felicia de Zeeuw. Pemain kelahiran Delft, Belanda 19 Januari 2006. Saat ini ia berusia 19 tahun berposisi sebagai gelandang serang dan saat ini memperkuat tim ADO Den Haag. Felicia memiliki darah keturunan Indonesia dari nenek dari ibunya yang lahir di Jakarta.
Yang ketiga, ada Isa Warps. Pemain kelahiran Veldhoven, Belanda pada 3 Juni 2005. Ia memiliki darah keturunan Indonesia dari nenek dari ayahnya yang lahir di Padang. Posisi bermain Isa sebagai winger dan saat ini ia mempekuat NAC Breda.
Yang keempat, Emily Nahon yang masih berusia 18 tahun, paling muda dari keempat pemain wanita lainnya yang di sumpah WNI. Ia berposisi sebagai bek tengah dengan postur badan 174 sentimeter. Kini ia memperkuat tim Arkansas Rock di Amerika Serikat. Emily memiliki darah keturunan Indonesia dari ayahnya yang neneknya lahir di Bogor.
Berdasarkan pemaparan Ditjen AHU Kemenkumham pada konferensi pers usai pengambilan sumpah 4 pemain diaspora wanita tersebut, dijelaskan bahwa mereka akan terlibat secara langsung dalam sederet aktivitas timnas putri Indonesia baik dalam waktu dekat maupun jangka panjang.
Dalam waktu dekat, mereka akan langsung bergabung dengan Skuad Garuda Pertiwi lainnya untuk turut andil di ajang ASEAN Women Championship 2025, FIFA Match Day 2025, SEA Games 2025 Thailand, ASEAN Women Championship 2026, Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 hingga Kualifikasi Piala Dunia Wanita 2027.
Di jangka panjangnya, mereka diharapkan dapat membawa Indonesia masuk pada ranking 50 besar FIFA, 10 besar Asia, kemudian lolos di setiap putaran final Piala Asia Wanita, dan lolos ke Piala Dunia Wanita 2035. (*)
Editor : Ery Supriyadi