KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Duel antara Persiba Balikpapan dan PSS Sleman bakal tersaji malam ini (15/9), di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Kedua tim pun sama-sama mengincar poin pertama mereka pada pertandingan tersebut.
Bagi Pelatih Persiba Balikpapan Muhammad Nasuha, pertandingan kali ini tentu ujian berat bagi tim. Selain menghadapi tim kuat, kali ini PSS Sleman juga bermain di rumah sendiri.
“Tapi insya Allah semua pemain keadaan siap. Mengenai strategi, ini pertandingan pertama dan kemungkinan tidak mudah,” katanya.
Pada kedatangan mereka kali ini, lanjutnya, tim membawa total 23 pemain. Akan tetapi, sang kapten Abdul Rachman dan Aljufri Daud belum bisa ambil bagian dikarenakan akumulasi kartu pada Liga 3 musim lalu.
“Pertandingan pertama tentu kami akan nerveous. Kita tahu PSS tim kuat, tentu itu cukup sulit, semoga pemain bisa mengatasi hal itu,” harapnya.
Mewakili pemain, Habibi juga mengaku timnya sudah sangat siap. Mereka bertekad untuk meraih hasil maksimal pada laga perdana ini.
“Kami juga diuntungkan karena lawan bermain tanpa suporter, semoga bisa merebut poin di away pertama,” sebutnya.
Di kubu PSS Sleman, Ansyari Lubis selaku pelatih kepala juga sudah siap merebut poin kandang mereka. Yang penting, tim harus fokus ke pertandingan, dan para pemain punya tekad untuk bisa meraih poin penuh pada pertandingan malam ini.
Ia menilai, Persiba juga tentu mempersiapkan tim dengan baik. Serta, punya komposisi pemain yang cukup bagus.
“Artinya kami tidak ada mematok siapa pemain yang harus diantisipasi, tidak ada yang main-main. Semua pemain Persiba itu berbahaya. Tapi buat kami yang penting menjaga kekompakan tim,” ujar Ansyari.
Dia juga tak menampik, bermain tanpa suporter terkadang membuat motivasi pemain sedikit menurun. Apalagi, para pendukung PSS Sleman diakui sangat militan.
“Tapi buat pemain, kamu harapkan ya mereka harus kasih kemenangan buat suporter yang tidak hadir,” tegasnya.
Kevin Gomes juga berkata, suporter merupakan tenaga tambahan buat pemain. Tapi yang harus dipastikan, mau main di kandang atau tandang, mereka harus tetap main dengan rasa semangat yang besar.
“Intinya, kami harus bisa mendapatkan poin di mana pun itu, mau di Maguwoharjo atau di luar kandang,” pungkas pesepakbola berdarah Brasil tersebut. (*)
Editor : Duito Susanto