KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Jeda internasional selalu jadi momen untuk menyegarkan napas. Begitu juga bagi Borneo FC Samarinda, yang kembali menyalakan semangat melanjutkan rentetan hasil sempurna di Super League 2025/2026.
Kesempatan itu datang berkat jadwal ulang pertandingan kontra Malut United. Tambahan waktu istirahat dimanfaatkan Pesut Etam untuk menyiapkan laga penting berikutnya melawan Persik Kediri di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (18/10/2025). Targetnya jelas: memperpanjang tren kemenangan menjadi tujuh laga beruntun.
Baca Juga: Babak Kualifikasi Porprov Kaltim Cabor Angkat Besi dan Angkat Berat Pecah Rekor Peserta
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyebut timnya sudah kembali ke ritme terbaik setelah libur singkat. “Persiapan kami luar biasa. Para pemain sudah refresh dan bersemangat kembali,” ujarnya.
Kabar baik juga datang dari para pemain yang sempat dipanggil tim nasional. Mereka sudah kembali ke Samarinda, kecuali Christophe Nduwarugira yang masih dalam perjalanan usai memperkuat Burundi. “Kami sudah menyiapkan alternatif tanpa Chris,” kata Fabio.
Di sisi lain, gelandang Juan Villa menyoroti kekompakan tim sebagai kunci keberhasilan. “Semua elemen klub bekerja profesional. Kami belum puas, dan akan terus berjuang meraih kemenangan, baik di kandang maupun tandang,” tegasnya.
Sementara itu, Persik Kediri datang dengan motivasi tinggi. Tim berjuluk Macan Putih itu juga memanfaatkan jeda internasional untuk memperkuat strategi. Kemenangan atas Persijap Jepara di laga sebelumnya membuat kepercayaan diri mereka meningkat.
Pelatih Persik, Ong Kim Swee, menilai duel melawan Borneo FC akan berjalan ketat. “Kedua tim sama-sama punya persiapan matang. Kami akan berusaha tampil maksimal untuk membawa pulang poin,” katanya.
Kim punya kenangan manis di Stadion Segiri saat masih menukangi Persis Solo dan sukses menang. Namun, dia menyadari situasinya kini berbeda. “Borneo sekarang jauh lebih kuat. Tapi justru itu tantangan bagi kami,” ucap pelatih asal Malaysia tersebut.
Meski datang dengan beberapa pemain cedera, Kim memilih fokus pada kekuatan yang tersisa. “Selama pemain mengikuti strategi dengan disiplin, kami yakin bisa meraih hasil positif,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi