KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda berhasil meraih kemenangan atas Persik Kediri pada pekan kesembilan Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (18/10) sore. Laga tersebut berakhir dengan skor menjanjikan, 2-0, untuk keunggulan kubu tuan rumah.
Meski berhasil mengakhiri pertandingan dengan hasil mengesankan, pasukan Pesut Etam sempat terlihat mengalami kebuntuan. Terutama pada babak pertama, di mana mereka kesulitan mengembangkan permainan. Efeknya, tidak banyak peluang berbahaya yang mampu mereka ciptakan pada babak pertama.
Pelatih Borneo FC Samarinda Fabio Lefundes bahkan tak segan menyebut bahwa timnya kehilangan jati dirinya pada babak pertama. Beruntung, dengan strategi rotasi pada babak kedua berjalan baik, hingga akhirnya pertandingan bisa berakhir sesuai harapan, yakni tiga poin untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut.
Mengenai penampilan kendor pada babak pertama, dia melihat memang ada beberapa faktor. Salah satunya pemain yang under performed. Namun, baginya hal tersebut sangat normal, karena kompetisi masih sangat panjang untuk diarungi.
“Berapapun gol yang kami dapat, meski bisa mencetak gol lebih banyak, yang terpenting, kami bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan bisa mendapat poin penuh. Sehingga mempertahankan penampilan ini dengan konsisten,” tegas dia.
Itulah mengapa menurutnya jeda antarpertandingan memegang faktor kunci. Seperti diketahui, sebelum menghadapi Persik Kediri, mereka mendapat libur panjang karena jeda FIFA Matchday. Ditambah dengan reschedule pertandingan kontra Malut United, yang mana mereka punya ruang tambahan menyimpan energi karena pembatalan perjalanan ke kandang lawan.
Efek libur itu dirasakan benar oleh Maicon Souza, yang mencetak gol pada pertandingan tersebut. Baginya, libur itu jadi momen untuk refreshing psikis. “Karena, walaupun libur, kami tetap menjaga kebugaran dengan berlatih di gym dan cardio seperti jogging dan lain sebagainya,” ucap pemain berpaspor Brazil tersebut.
Kemudian pelatih Fabio menambahkan bahwa para pemain memang membutuhkan libur tersebut. “Karena mereka mungkin perlu waktu jeda, karena terlalu sering melihat saya,” ucapnya dengan nada bercanda.
Editor : Rendy Fauzan