Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkot Bontang Siap Akuisisi Klub Liga 3 untuk Wujudkan Bontang Khatulistiwa FC

Adhiel kundhara • Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:47 WIB

Bontang Khatulistiwa FC diperkenalkan Pemkot Bontang sebagai nama klub sepak bola yang diproyeksikan tampil di Liga 3.
Bontang Khatulistiwa FC diperkenalkan Pemkot Bontang sebagai nama klub sepak bola yang diproyeksikan tampil di Liga 3.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Upaya Pemerintah Kota Bontang membangkitkan kembali gairah sepak bola lokal mulai menampakkan arah yang jelas.

Setelah memperkenalkan identitas klub Bontang Khatulistiwa FC, kini langkah berikutnya mengarah pada proses akuisisi klub profesional.

Baca Juga: Finalisasi Dukungan Industri untuk Bontang Khatulistiwa FC, Agus Haris: Ini Soal Komitmen, Bukan Ancaman

Langkah ini bukan sekadar membentuk tim, melainkan wujud komitmen membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan dan memberi ruang bagi talenta muda Bontang untuk berkompetisi di level nasional.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, membenarkan adanya penjajakan akuisisi klub PS Deli Serdang (PSDS) yang saat ini berlaga di Liga 3 Indonesia.

Ia menyebut komunikasi awal telah dilakukan bersama pengurus Asprov PSSI Kaltim.

“Benar, ada komunikasi lisan dengan teman-teman pengurus Asprov PSSI Kaltim. Mereka menyampaikan bahwa PSDS Deli Serdang bersedia untuk diakuisisi. Itu yang saat ini sedang kita jajaki,” ujarnya, Senin (21/10/2025).

Menurut pria yang akrab disapa AH itu, proses akuisisi masih berada di tahap awal.

Pemerintah belum masuk ke tahap negosiasi harga, meski dalam pertemuan awal disebutkan nilai yang ditawarkan sekitar Rp3 miliar.

“Nilainya disampaikan saat presentasi, kurang lebih Rp3 miliar. Tapi belum ada tawar-menawar karena kami belum bisa melangkah sebelum memiliki gambaran pasti terkait kesiapan modal,” ucapnya.

Agus Haris menegaskan, langkah ini bukan semata membeli klub untuk prestise.

Lebih dari itu, Pemkot Bontang ingin membangun fondasi olahraga yang profesional dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami ingin Bontang punya klub resmi yang bisa bermain di Liga 3, bahkan ke depannya bisa naik ke Liga 2. Banyak bakat lokal yang belum tersalurkan, dan Bontang Khatulistiwa FC akan jadi wadah untuk mereka,” katanya.

Meski begitu, AH tidak menutup kemungkinan adanya opsi lain jika negosiasi dengan PSDS tak menemui kesepakatan.

Ia menegaskan semangat utama tetap sama: Bontang harus memiliki klub kebanggaan sendiri.

“Kalau nanti belum cocok, tentu kami akan mencari alternatif lain. Yang penting, semangatnya tetap sama. Bontang harus punya klub sendiri,” ujarnya.

Rencana akuisisi ini juga disambut positif oleh masyarakat yang rindu akan kebangkitan sepak bola Bontang setelah vakumnya Bontang FC dari kancah nasional.

Dukungan dari dunia industri diharapkan bisa memperkuat pendanaan tim melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) maupun sponsorship.

Baca Juga: Menang Jumlah Pemain, Persiba Tetap Harus Mengakui Keunggulan Persipura  

Agus Haris menilai, kehadiran Bontang Khatulistiwa FC tidak hanya soal olahraga, tetapi juga tentang identitas dan kebanggaan kota.

“Sepak bola itu hiburan rakyat. Tapi di balik itu, ada dampak ekonomi, sosial, dan kebersamaan yang besar. Karena itu, kami ingin semua pihak, terutama industri, ikut berkontribusi,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#akuisisi #pemkot bontang #Bontang Khatulistiwa FC #psds deli serdang #liga 3