KALTIMPOST.ID, JOGJAKARTA — Ketegangan mulai terasa menjelang laga terakhir penyisihan grup Piala Pertiwi 2025. Harapan masih ada, tapi jalannya tidak akan mudah.
Kartanegara Woman kini berada di ujung tanduk setelah hanya mengemas satu poin dari dua pertandingan awal.
Baca Juga: Lamine Yamal Akhirnya Buka Suara Soal Putus dari Nicki Nicole
Mimpi untuk menembus fase berikutnya bergantung pada hasil laga terakhir mereka di Stadion Purwobinangun, Jogjakarta, Senin (3/11/2025).
Dalam pertandingan tersebut, skuad asuhan Nor Alam harus berhadapan dengan Papua Pegunungan — tim yang dikenal solid dan berpengalaman di turnamen nasional.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Kartanegara Women untuk menjaga asa lolos.
Namun, kemenangan saja belum cukup. Kartanegara juga harus berharap laga lain, antara Sumatra Utara dan Bengkulu, berakhir sesuai skenario.
Jika Bengkulu berhasil menang, maka apa pun hasil yang diraih Kartanegara Women tidak akan mengubah nasib mereka di klasemen.
Pelatih Kartanegara Woman, Nor Alam, tak menutup mata terhadap situasi sulit ini. Meski begitu, ia meminta anak asuhnya tetap fokus dan bermain tanpa tekanan.
Baca Juga: Petinju Kaltim Bikin Geger di Kejurnas Palu, 36 Medali Diborong Sekaligus!
“Kalau menghitung peluang jelas sulit, karena selain harus menang, kami juga masih menunggu hasil pertandingan lain. Tapi saya instruksikan pemain untuk fokus pada laga sendiri lawan Papua Pegunungan. Hasil akhir biar jadi tanggung jawab saya sebagai pelatih,” ujar Alam.
Sore ini akan menjadi penentuan: apakah Kartanegara Woman mampu menciptakan keajaiban di laga pemungkas, atau harus pulang lebih awal dari Piala Pertiwi 2025. (*)
Editor : Ery Supriyadi