KALTIMPOST.ID - Rasa percaya diri tengah menyelimuti skuad tim nasional Indonesia U-23 menjelang perhelatan SEA Games 2025 Thailand. Keyakinan itu muncul bukan tanpa alasan. Komposisi pemain kali ini dinilai lebih matang dan berpengalaman karena diperkuat deretan pemain naturalisasi yang sebelumnya tampil di tim senior.
Mereka adalah Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Mauro Zijlstra, yang kini sudah bergabung dalam sesi latihan perdana di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Ketiganya tampak antusias menjalani pemusatan latihan di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri.
Di tengah suasana latihan yang penuh semangat, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menyebut kehadiran pemain naturalisasi membuat lini depan Garuda Muda semakin tajam.
“Kami tahu Mauro di timnas senior cukup layak. Jadi, di tim SEA Games ini jangan ragukan lagi kekuatan lini depannya,” ujarnya dengan nada optimistis.
Meski begitu, masih ada satu nama yang dinanti publik sepak bola nasional: Marselino Ferdinan. Pemain muda yang kini memperkuat AS Trencin (Slovakia) itu diharapkan bisa bergabung sebelum keberangkatan ke Thailand.
“Kami sedang berdiskusi dengan klubnya agar Marselino bisa datang. Dia masuk daftar kami, tinggal menunggu izin klub,” ungkap Sumardji.
Sementara itu, Mauro Zijlstra mengaku masih beradaptasi usai tiba di Jakarta, Senin (10/11/2025). Rasa lelah belum sepenuhnya hilang, tetapi semangatnya tinggi untuk segera tampil maksimal.
“Saya penasaran dengan kemampuan tim ini. Saya pikir kami bisa menang di SEA Games,” katanya yakin.
Mauro juga menegaskan, meski turnamen ini bukan agenda resmi FIFA, ia ingin tetap membela Merah Putih. Ia bahkan telah menyampaikan keinginannya langsung kepada FC Volendam, klubnya di Belanda.
“Saya sudah bilang ingin main di turnamen ini. Sekarang tinggal menunggu respons klub,” tuturnya.
Di sisi lain, Ivar Jenner dan Rafael Struick tak kalah antusias. Mereka menilai kualitas skuad saat ini jauh lebih solid.
“Persiapannya bagus. Kualitas tim sangat baik untuk mempertahankan medali emas,” ucap Ivar.
“Hasil selain emas tidak cukup. Kami harus berjuang keras untuk juara,” timpal Rafael.
Namun, keduanya juga menyadari tantangan berat menanti. Thailand, sebagai tuan rumah sekaligus peraih 16 emas SEA Games di cabang sepak bola, bakal menjadi lawan utama dalam perebutan podium tertinggi.
Rafael dan Ivar terakhir kali tampil bersama di Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Tiongkok dan Jepang, Juni lalu. Kini, keduanya kembali bersatu demi satu tujuan: mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi SEA Games.
“Senang bisa kembali setelah absen karena cedera. Apalagi bisa main lagi bareng Rafa,” ujar Ivar.
“Kami sering nongkrong bareng di Belanda. Jadi, saya senang sekali dia sudah pulih dan kembali ke tim,” sambung Rafael tersenyum.
Garuda Muda pun siap terbang tinggi, mempertahankan kejayaan yang pernah mereka raih di Kamboja dua tahun silam — dengan semangat baru dan skuad yang lebih tangguh. (*)
Editor : Ery Supriyadi