KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Stadion Segiri kembali dipenuhi aktivitas intens. Para pemain Borneo FC bergerak dinamis, sementara staf pelatih memantau tiap detail yang terlihat sepele tetapi menentukan ritme permainan akhir pekan nanti.
Di balik rutinitas latihan tersebut, terselip fokus besar yang sedang dibangun Pesut Etam. Mereka tengah menata kekuatan dan menguatkan konsentrasi untuk menjaga laju kompetitif di BRI Super League 2025/2026.
Memasuki pekan ke-13, Borneo FC menatap laga penting melawan Madura United. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri pada Sabtu (22/11), pukul 20.00 Wita. Persiapan tim dimatangkan melalui latihan Rabu (19/11) sore.
Baca Juga: Persiapan Porprov Paser Kian Matang, KONI Kaltim: Akomodasi Bakal Disiasati
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa pembentukan strategi tak hanya ditujukan untuk satu pertandingan. Menurutnya, tim perlu berada pada level permainan stabil sepanjang musim.
"Kita tetap menyesuaikan tim bukan cuma buat Madura, tapi untuk kompetisi penuh. Lawan Madura nanti mungkin tidak normal karena mereka baru ganti pelatih. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, makanya kami siapkan beberapa skenario,” ujarnya.
Dalam latihan tersebut, Borneo FC belum diperkuat sejumlah pemain karena agenda tim nasional. Tiga penggawa muda—Muhammad Alfarezzi Buffon, Daffa Fasya Sumawijaya, dan Rivaldo Enero Pakpahan—dijadwalkan kembali pada Kamis (20/11).
Meski begitu, Lefundes mengantisipasi kemungkinan keterlambatan kedatangan mereka.
"Mungkin besok mereka sudah hadir latihan, kalau tidak delay pesawatnya. Di sini selalu ada masalah delay pesawat domestik,” katanya.
Sementara itu, Christophe Nduwarugira juga belum bergabung. Ia sebelumnya dipanggil Timnas Burundi untuk dua laga uji coba yang pada akhirnya dibatalkan.
"Artinya dia cuma jalan-jalan di sana. Mereka panggil pemain penting kita tapi dia tidak bermain satu menit pun. Nanti saya akan analisis begitu dia kembali apakah dia bisa dimainkan atau tidak,” tutur Lefundes.
Perhatian tambahan juga tertuju pada kondisi Rivaldo Pakpahan yang bermain 93 menit penuh di laga terakhir Timnas U-23. Pemulihannya menjadi prioritas agar ia dapat kembali tampil maksimal.
Baca Juga: Hasil Akhir Persipal vs Persiba 1-1: Takumu Pastikan Satu Poin Dibawa Pulang Beruang Madu
“Kita harus pintar supaya dia bisa recovery dengan baik. Baru nanti kita lihat situasinya,” ucap pelatih asal Brasil itu.
Dengan komposisi tim yang belum lengkap dan perubahan gaya bermain Madura United yang masih sulit diprediksi setelah pergantian pelatih, Borneo FC kini memperdalam skema dan menyiapkan berbagai antisipasi.
Pesut Etam berharap dapat tampil optimal demi mempertahankan performa positif mereka di Segiri. (*)
Editor : Ery Supriyadi