KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan dipermalukan oleh Tornado FC pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Batakan, Minggu (28/12) malam. Laga yang berakhir dengan skor 3-1 itu kembali menambah catatan kegagalan mempertahankan poin di kandang.
Kekalahan itu tentu saja dimulai sejak kesempatan penalti yang diberikan kepada Tornado FC di menit 33. Setelahnya, fokus pemain seakan menurun drastis membuat pelanggaran kembali terjadi dan berbuah penalti kedua untuk tim lawan.
Meski sempat menyusul satu gol di babak kedua, striker Tornado FC, Patrick Cruz mencetak gol jarak jauh dab membuat Beruang Madu kepayahan untuk mengejar ketertinggalan.
Menanggapi itu, Pelatih Persiba Balikpapan Muhammad Nasuha pun mengakui performa pemain di babak pertama cukup bagus, sebelum penalti Tornado FC.
“Saya pikir itu masih diragukan. Apakah itu handsball atau tidak. Saya berharap tim VAR ke depan bisa lebih bijak dalam menentukan keputusan,” katanya.
Ya, rasa kecewa itu pun tak mampu disembunyikan Nasuha. Meski begitu, ia tetap mengapresiasi kerja keras pemain meski dalam kondisi yang tidak ideal.
Di sisi lain, ia juga tak menampik bahwa permainan tim lawan memang cukup bagus.
“Saya cukup puas ya, para pemain juga tetap fokus dan berkomitmen. Itulah sepakbola pasti ada kesalahan kecil yang bisa menghukum kita,” sebutnya.
Di sisi lain, soal tambahan pemain Nasuha mengaku timnya memang masih membutuhkan wajah baru yang bisa menambal kekuatan. Akan tetapi, mereka masih akan menyesuaikan dengan situasi yang ada.
Untuk saat ini, dia berkata mau tidak mau tim harus memaksimalkan pemain yang ada.
“Tentu kami masih harus maksimalkan pemain yang ada dulu untuk sisa kompetisi,” tutupnya.
Sementara itu, Persiba Balikpapan kini masih bertengger di posisi ketujuh klasemen sementara Grup B. Dengan koleksi 11 poin, Persiba masih melanjutkan puasa kemenangan. (*)