BALIKPAPAN – Miris. Catatan buruk Persiba Balikpapan di musim ini masih berlanjut. Tepat setelah mereka dikalahkan oleh Persela Lamongan di Stadion Surajaya, pada laga yang berlangsung pada Minggu (4/1/2026) malam.
Padahal, tim berjuluk Beruang Madu ini punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan. Pasalnya, Persela terpaksa bermain dengan 10 pemain, usai Yoga Pratama diganjar kartu merah di menit 32. Bukannya mencuri peluang, Persiba malah kebobolan di menit 48 oleh tendangan Hanbali Tholib.
Menanggapi hasil ini, Pelatih Persiba Balikpapan Muhammad Nasuha mengaku cukup kecewa. Walaupun unggul dalam jumlah pemain, tetapi tim tidak bisa memanfaatkan keuntungan tersebut.
“Para pemain tidak bisa memanfaatkan keadaan, mungkin karna kurang sabarnya kami untuk menyerang,” ujarnya
Meski begitu, ia menyebut bahwa di babak pertama sejatinya pemain sudah menampilkan permainan yang bagus. Sayangnya di babak kedua, mereka melakukan sedikit kesalahan, bahkan ketika babak kedua baru bermula pemain lengah sehingga kebobolan.
Setelah itu, Nasuha mengaku timnya kesulitan untuk menembus pertahanan Persela Lamongan.
“Saya akui Persela memang cukup bagus untuk defending walaupun mereka kalah jumlah. Setelah unggul satu poin, mereka bertahan dengan cukup bagus,” tambahnya.
Gelandang Persiba, Dwi Geno juga turut kecewa atas hasil ini. Apalagi, mereka unggul dalam hal pemain. “Tentu ini sulit bagi kami untuk ke depannya. Tapi kami akan evaluasi untuk laga berikutnya,” pungkas dia. (*)
Editor : Sukri Sikki