KALTIMPOST.ID, Pekan ke-17 Super League 2025/2026 bukan sekadar rangkaian pertandingan rutin. Pekan ini menjadi momen krusial yang bisa mengubah arah persaingan, terutama bagi tim-tim yang masih mencari konsistensi jelang paruh kedua musim.
Sorotan publik memang tertuju ke laga Persebaya Surabaya kontra Malut United. Namun, lebih dari itu, pekan ini menghadirkan tekanan besar bagi banyak klub papan atas yang ingin menjauh, tim tengah yang tak ingin tertinggal, hingga penghuni papan bawah yang mulai dihantui zona merah.
Persebaya Surabaya akan menjamu Malut United pada Sabtu, 10 Januari 2026. Atmosfer Gelora Bung Tomo diprediksi penuh ekspektasi, bukan hanya karena status laga kandang, tetapi karena publik ingin melihat laga Persebaya Surabaya vs Malut United yang menandai era baru Bernardo Tavares bersama Green Force.
Di sisi lain, Malut United datang tanpa beban besar. Status sebagai tim yang kerap menyulitkan lawan membuat mereka berpotensi mencuri poin, terutama jika Persebaya gagal memaksimalkan dominasi kandang.
Tak kalah menyita perhatian, big match Persib Bandung vs Persija Jakarta pada Minggu, 11 Januari 2026, kembali menghadirkan rivalitas klasik yang selalu panas.
Pertandingan ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga ujian konsistensi dua tim besar yang sama-sama memburu posisi terbaik.
Persib dan Persija punya sejarah persaingan yang cukup panjang. Pertemuan ini selalu menghadirkan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.
Bagi Persib, laga kandang menjadi kesempatan emas menjaga dominasi. Sementara Persija datang dengan tekad mencuri poin demi menjaga asa bersaing di papan atas.
Derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persik Kediri juga menjadi laga yang sarat emosi. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk menjaga jarak dari tekanan papan bawah.
Di laga seperti ini, mental dan disiplin kerap lebih menentukan dibanding sekadar kualitas individu.
Duel ini selalu menyajikan permainan keras dan tensi tinggi. Posisi klasemen kedua tim membuat laga ini krusial bagi kelanjutan musim mereka.
Sementara itu, duel Persita Tangerang vs Borneo FC menjadi pertemuan penting tim papan atas. Duel ini digelar pada Jumat, 9 Januari 2026, di Indomilk Arena pukul 15.30 WIB.
Persita ingin mempertahankan momentum di kandang, sedangkan Borneo FC berambisi menjaga reputasi sebagai kandidat kuat juara musim ini.
PSM Makassar vs Bali United pun tak kalah menarik, pertandingan yang akan di adakan pada Jumat malam pukul 19.00 WIB.
Kedua tim dikenal memiliki gaya bermain agresif dan pengalaman panjang di level atas. Hasil laga ini bisa berdampak langsung pada persaingan lima besar klasemen.
PSM mengandalkan kekuatan kolektif di kandang sendiri. Bali United tetap berbahaya lewat transisi cepat dan pengalaman pemainnya.
Pekan ke-17 ditutup dengan laga-laga yang juga sarat kepentingan. Semen Padang vs Persis Solo, pada Minggu sore pukul 15.30 WIB, PSBS Biak vs Bhayangkara FC, pada Senin, 12 Januari 2026 pukul 15.30 WIB.
Hingga Persijap Jepara vs Dewa United pada pukul 19.00 WIB, sama-sama mempertaruhkan poin penting demi menghindari tekanan di sisa musim.
Secara keseluruhan, pekan ini bukan hanya soal siapa menang atau kalah. Pekan ke-17 Super League 2025/2026 menjadi cermin kesiapan tim menghadapi paruh kedua musim yang jauh lebih keras dan penuh tekanan.
Berikut Jadwal Pertandingan Super League 2025/2026:
Jumat, 9 Januari 2026
Persita Tangerang vs Borneo FC (15.30 WIB)
PSM Makassar vs Bali United (19.00 WIB)
Sabtu, 10 Januari 2026
Persebaya Surabaya vs Malut United (15.30 WIB)
Madura United vs PSIM Yogyakarta (19.00 WIB)
Minggu, 11 Januari 2026
Persib Bandung vs Persija Jakarta (15.30 WIB)
Semen Padang vs Persis Solo (15.30 WIB)
Arema FC vs Persik Kediri (15.30 WIB)
Senin, 12 Januari 2026
PSBS Biak vs Bhayangkara FC (15.30)
Persijap Jepara vs Dewa United (19.00 WIB).***