KALTIMPOST.ID, Pertandingan pembuka putaran kedua Super League 2025/2026 menyajikan laga besar antara PSIM Yogyakarta melawan Persebaya Surabaya.
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (25/1/2026) sore, bukan hanya soal persaingan antar klub, melainkan pembuktian kualitas dua gelandang asing terbaik di liga saat ini.
Zele Valente
Ze Valente menjadi nyawa permainan PSIM Yogyakarta sepanjang putaran pertama. Pemain asal Portugal ini mencatatkan statistik yang cukup impresif dengan kontribusi 5 gol dan 3 assist dari 16 laga.
Meski posisinya adalah pengatur serangan, Valente memiliki ketajaman layaknya seorang penyerang.
Baca Juga: Bukan Sekadar Rekor, Laga Tandang PSIM Jadi Ujian Awal Bernardo Tavares di Persebaya
Namun, di balik performa teknisnya, Valente menekankan bahwa keberhasilannya bukan karena bakat semata, melainkan standar kerja yang ketat.
“Fokus, disiplin, dan ketahanan bukanlah kebajikan khusus yang harus diromantiskan atau dilebih-lebihkan untuk memvalidasi diri kita sendiri,” ujar Ze Valente melalui kanal pribadinya.
Ia menambahkan bahwa hal tersebut adalah kewajiban dasar. “Itu adalah persyaratan minimum bagi siapa pun yang memilih untuk menjadi pemain sepak bola profesional,” lanjutnya.
Francisco Rivera: Kreativitas di Tengah Perubahan Persebaya
Di sisi tim tamu, Persebaya Surabaya datang dengan wajah baru di kursi kepelatihan bawah kendali Bernardo Tavares.
Kendati terjadi perubahan strategi sejak Januari 2026, peran Francisco Rivera sebagai motor serangan tetap tidak tergantikan.
Baca Juga: Tavares Putar Otak Jelang Putaran Kedua: Jadwal Neraka Persebaya Picu Keputusan Sulit
Gelandang asal Meksiko ini memiliki catatan yang sangat kompetitif dengan 4 gol dan 5 assist.
Rivera dikenal karena kemampuannya bermain di berbagai posisi dan visi bermain yang sulit ditebak lawan.
Menghadapi tantangan di putaran kedua, Rivera memilih untuk tetap tenang dan percaya pada proses timnya.
“Percaya pada proses,” ungkap Francisco Rivera secara singkat melalui kanal media pribadinya.
Statistik dan Pengaruh di Lapangan
Berdasarkan data dari Fotmob dan Sofascore, kedua pemain ini masuk dalam daftar lima gelandang paling produktif di kompetisi. Berikut adalah perbandingan singkat keduanya hingga pekan ke-18:
Baca Juga: Jeda Liga Dimanfaatkan Persebaya Jelang Putaran Kedua, Fokusnya Bukan Sekadar Menang
Ze Valente (PSIM)
Gol: 5
Assist: 3
Menit Bermain: 1.423
Kartu Kuning/Merah: 5/0
Francisco Rivera (Persebaya)
Gol: 4
Assist: 5/3*
Menit Bermain: 1.150
Kartu Kuning/Merah: 2/2
Catatan: Terdapat sedikit perbedaan data assist pada beberapa platform, namun keduanya tetap berada di jajaran elite liga.
Baca Juga: Bernardo Tavares Dihadapkan Dilema Besar Jelang Putaran Kedua Super League
Menentukan Arah Pertandingan
Laga di Bantul nanti diprediksi akan ditentukan oleh siapa yang mampu memenangkan duel di lini tengah. Ze Valente dengan keahlian kaki kirinya dan penempatan posisi yang cerdik akan beradu taktik dengan Rivera yang memiliki mobilitas tinggi.
Bagi PSIM Yogyakarta, kemenangan di kandang akan menjadi modal penting untuk menjaga posisi di klasemen.
Sementara bagi Persebaya, kecerdikan Rivera diharapkan mampu mencuri poin penuh sekaligus menandai awal kebangkitan mereka di putaran kedua. ***
Editor : Dwi Puspitarini