KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Aktivitas bursa transfer jelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026 berlangsung sangat dinamis.
Hampir seluruh peserta liga bergerak cepat. Tujuannya satu, memperkuat tim demi hasil maksimal di paruh musim kedua.
Borneo FC Samarinda menjadi salah satu klub yang cukup aktif. Pesut Etam tercatat sudah mendatangkan tiga pemain baru ke Stadion Segiri.
Baca Juga: Harga Emas Antam 23 Januari Cetak Rekor Lagi: Tembus Hampir Rp 2,9 Juta per Gram
Mereka adalah Marcos Astina, Ardi Idrus, dan Mohammad Khanafi. Kedatangan ketiganya dilakukan dengan skema berbeda, mulai dari pembelian hingga status pinjaman.
Tak hanya merekrut pemain, Borneo FC juga melepas beberapa nama. Ada yang dijual, ada pula yang dipinjamkan ke klub lain.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menilai dinamika tersebut sebagai hal yang lumrah. Menurutnya, aktivitas transfer selalu terjadi di liga mana pun.
Baca Juga: Rinaldi Kafka Pimpin POBSI Kukar, Siap Rangkul Rumah Biliar demi Cetak Atlet Berprestasi
Namun, ia menyebut Liga Indonesia memiliki karakter tersendiri. Terutama saat memasuki pertengahan musim.
“Saya selalu katakan, di Liga Indonesia aktivitas transfer adalah yang paling ramai. Ini hal wajar karena setiap tim ingin tampil lebih baik di putaran kedua,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Mantan pelatih Madura United tersebut berharap rekrutan anyar Borneo FC bisa langsung memberi dampak positif. Apalagi, Pesut Etam saat ini tengah bersaing di papan atas klasemen.
Baca Juga: Dejan Tumbas Out! Bernardo Tavares Coret 6 Pemain Persebaya Jelang Putaran Kedua
“Semoga dengan kedatangan pemain baru, tim ini bisa bekerja lebih baik lagi di putaran kedua,” tutup Lefundes. (*)
Editor : Ery Supriyadi