Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rahasia Perubahan Taktik Bajul Ijo Terbaca, Pelatih PSIM Yogyakarta Pilih Fokus pada Hal Ini

Dwi Puspitarini • Minggu, 25 Januari 2026 | 09:22 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel.

KALTIMPOST.ID, PSIM Yogyakarta mengambil sikap tenang jelang laga pekan ke-18 Super League 2025/2026 menghadapi Persebaya Surabaya.

Meski menyadari perubahan permainan lawan di bawah pelatih baru, tim berjuluk Laskar Mataram menegaskan tidak ingin kehilangan identitas permainan mereka sendiri.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengakui sudah mencermati penampilan Persebaya Surabaya saat meraih kemenangan 2-1 atas Malut United pada laga debut Bernardo Tavares sebagai pelatih baru Bajul Ijo.

“Jelas saya sudah melihat pertandingan antara Persebaya dan Malut. Dan saya melihat cara bermain yang berbeda dari sebelumnya,” ujar Jean-Paul van Gastel saat jumpa pers jelang laga, Sabtu (24/1/2026).

Meski demikian, pelatih asal Belanda berusia 53 tahun itu menegaskan bahwa fokus utama PSIM Yogyakarta bukan semata membaca lawan, melainkan memastikan timnya tampil sesuai rencana.

“Jadi mari kita lihat apa yang akan kami hadapi besok. Tetapi yang terpenting adalah tim saya memainkan permainan kami sendiri. Terlepas dari apa yang dilakukan lawan, bagi saya itu penting,” tegas Van Gastel.

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026) sore, menjadi keuntungan tersendiri bagi PSIM Yogyakarta. Statistik kandang menunjukkan performa solid, dengan lima laga terakhir tanpa kekalahan.

Kepercayaan diri tim juga sedang berada di titik tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun.

Situasi ini diakui langsung oleh kapten tim, Ze Valente, yang menyebut seluruh pemain siap menghadapi laga penting tersebut, termasuk melawan mantan klubnya.

“Persiapan sejauh ini berjalan baik. Kami siap bermain. Tim dalam kepercayaan diri,” kata Ze Valente.

Ze Valente menilai PSIM Yogyakarta memiliki semua faktor pendukung untuk menampilkan permainan terbaik, meski sadar Persebaya Surabaya datang dengan ambisi besar.

“Saya pikir kami memiliki semua kondisi untuk memainkan pertandingan yang bagus besok. Dan saya tahu Persebaya juga ingin menang. Tapi itu tidak akan mudah bagi mereka,” pungkas Ze Valente.

Sebagai catatan, pada pertemuan putaran pertama di kandang Persebaya, PSIM Yogyakarta sukses mencuri kemenangan 0-1.

Hasil tersebut menjadi tambahan kepercayaan diri, namun tim tetap memilih fokus pada persiapan teknis dan mental tanpa berlebihan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#stadion sultan agung bantul #Bernardo Tavares #jean-paul van gastel #Ze Valente #Super League 2025/2026 #PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya