KALTIMPOST.ID, Persebaya Surabaya tengah dalam kepercayaan diri tinggi. Usai meraih kemenangan krusial di kandang Bali United, skuad asuhan Bernardo Tavares kini mengalihkan fokus penuh untuk menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan Super League pekan ke-21 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (14/2/2026).
Kemenangan 3-1 atas Serdadu Tridatu sebelumnya menjadi suntikan moral yang luar biasa. Hasil itu bukan sekadar tiga poin, melainkan keberhasilan memutus rekor buruk Persebaya yang selama ini kesulitan menang di Pulau Dewata.
Modal Mental Baja dari Gianyar
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengaku bangga dengan determinasi anak asuhnya.
Meski saat itu tampil pincang tanpa bintang seperti Bruno Moreira dan Milos Raickovic, para pemain pelapis mampu membuktikan kualitasnya.
Baca Juga: Demi Menit Bermain, Eks Pemain PSIS Ini Tinggalkan Malut United Menuju Persebaya Surabaya
“Kunci kemenangan adalah para pemain merespons situasi sulit dengan pengorbanan dan mental yang kuat. Dalam situasi sulit, kita bisa melihat siapa yang benar-benar memiliki karakter,” ujar Tavares.
Tavares tak menampik bahwa badai cedera sempat membuat timnya goyang. Namun, kreativitas dalam meramu strategi menjadi kunci keberhasilan mereka bertahan di papan atas.
“Kami (sebelumnya) menghadapi banyak masalah dengan pemain yang cedera, sehingga harus memainkan pemain di posisi yang berbeda,” tambahnya.
Ujian Konsistensi di Hadapan Bonek
Meski sedang on fire, Persebaya Surabaya punya pekerjaan rumah besar saat bermain di rumah sendiri.
Pada laga kandang terakhirnya, tim kebanggaan Kota Pahlawan ini sempat terpeleset dan hanya mampu bermain imbang saat menjamu Dewa United.
Baca Juga: Misteri Jersey Kuning Persebaya Bikin Gacor, Bonek Malah Minta Tim Tak Usah Main di Kandang?
Kini, dengan kembalinya sejumlah pemain inti dari masa pemulihan, Persebaya diunggulkan untuk mengamankan poin maksimal.
Di atas kertas, posisi klasemen menunjukkan dominasi Green Force yang berada di peringkat ke-5 dengan 35 poin, sementara Bhayangkara FC masih tertahan di posisi ke-10 dengan 26 poin.
Tavares pun memberikan pesan khusus kepada suporter setia, Bonek dan Bonita, untuk memadati Stadion GBT.
Dukungan langsung dari tribun diyakini akan menjadi "pemain ke-12" yang mampu mengintimidasi lawan dan membakar semangat juang para penggawa Persebaya. ***
Editor : Dwi Puspitarini