KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Di laga pembuka putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26, Persiba Balikpapan gagal memetik poin penuh di laga kandang. Menjamu Persiku Kudus di Stadion Batakan, Minggu (15/2) malam, Sabda cs hanya bisa memetik satu poin dari hasil imbang 0-0.
Sejatinya, Persiba punya peluang besar untuk unggul. Mengingat di babak kedua, tim tuan rumah ini lebih mendominasi lawannya. Akan tetapi, pertahanan kiper Persiku, Riki Pambudi pun nyatanya masih sulit diruntuhkan.
Terkait hasil ini, Pelatih Persiba Balikpapan Leonard Tupamahu mengaku kecewa tak bisa meraih hasil positif. Kendati begitu, ia bersyukur laga diselesaikan dengan baik tanpa ada konflik mau pun pemain yang cedera.
“Secara hasil, kami kecewa karena tidak bisa meraih poin penuh. Tapi pemain sudah berusaha. Di babak pertama mungkin masih sedikit kebingungan, tapi babak kedua kami bermain lebih dominan, ciptakan peluang tapi keberuntungan belum berpihak kepada kita,” jelasnya.
Tentu saja, Leo menyebut itu jadi tugas tim pelatih untuk evaluasi. Salah satunya, bagaimana agar pemain bisa melakukan eksekusi dengan baik dan membuat gol. Begitu juga dengan membentuk pertahanan yang lebih baik lagi.
“Satu hal positif adalah kami bisa selesaikan dengan prinsip dapat peluang. Itu sangat saya hargai untuk tim yang benar-benar bekerja keras supaya memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Mewakili pemain, Isfandyar juga berkata hasil itu bukan apa yang diharapkan timnya. Meski begitu, mereka bekerja keras untuk bisa memenangkan laga kontra Persiku Kudus.
“Yang jelas, kami dan tim akan selalu berusaha supaya pertandingan selanjutnya bisa meraih tiga poin penuh,” tutupnya. (*)
Editor : Dwi Restu A