KALTIMPOST.ID, PSIM Yogyakarta sukses mengamankan poin saat melawan tamunya Bali United dengan skor 3-3.
Gol tim tamu dicetak Thijmen Goppel (34'), Tim Receveur (45+3'), dan Irfan Jaya (55'). Adapun sementara gol tuan rumah dicetak Savio Sheva (65'), gol bunuh diri Ricky Fajrin (89'), dan Franco Ramos di masa injury time (90+1').
Di awal laga, pertandingan berlangsung dalam tempo cepat. Bali United yang mampu menguasai ritme permainan membuka keunggulan pada menit ke-34 melalui sepakan Thijmen Goppel setelah menerima umpan Irfan Jaya dari sisi kanan pertahanan PSIM.
Tim tamu makin menekan hingga masa injury time babak pertama. Tim Receveur menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui situasi sepak pojok.
Selepas turun minum, Bali United kembali menambah gol pada menit ke-55. Irfan Jaya mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuat tuan rumah tertinggal tiga gol tanpa balas.
Walaupun dalam posisi sulit, PSIM pantang menyerah. Sepuluh menit berjalan, Savio Sheva memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.
Momentum kebangkitan semakin terbuka saat bek Bali United, Joao Vitor Ferrari, menerima kartu merah setelah wasit meninjau tayangan VAR akibat pelanggaran keras.
Unggul jumlah pemain, PSIM terus menggempur lini pertahanan lawan.
Upaya tersebut membuahkan hasil di menit ke-87 ketika Ricky Fajrin mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau bola.
Gol penyeimbang akhirnya lahir pada menit 90+1. Kapten tim Franco Ramos Mingo menuntaskan umpan silang dengan sundulan tajam yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Serdadu Tridatu.
Skor 3-3 bertahan hingga pertandingan berakhir. PSIM bahkan sempat memiliki peluang tambahan pada sisa waktu, namun pertahanan Bali United mampu mengamankan satu poin.
Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi angka dalam salah satu laga paling dramatis musim ini.
Editor : Hernawati