KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan masih berada di posisi tak aman. Usai laga kontra Persipal Palu di Stadion Sriwedari, Senin (23/2) malam, tim berjuluk Beruang Madu ini hanya mampu memetik satu poin, dari skor imbang 1-1.
Hasil itu pun membuat Abdul Rahman cs berada di ambang degradasi. Mereka bertengger di posisi kedelapan dengan koleksi 16 poin, hanya selisih satu poin dari PSIS Semarang yang berada di posisi kesembilan.
Menanggapi hasil tersebut, Pelatih Persiba Leonard Tupamahu menyebut satu poin yang diraih patut disyukuri. Meski memang, mereka menargetkan untuk bisa meraih hasil maksimal, demi menjauh dari zona bahaya.
“Ya, satu poin yang patut kami syukuri. Saya juga sangat mengapresiasi para pemain yang berjuang di menit-menit akhir, hingga hasilnya menjadi satu sama,” ujarnya.
Di sisi lain, ia juga berkata telah mengingatkan pemain bahwa pertandingan tersebut tidak akan mudah. Meski sempat mendominasi sejak awal, tetapi Persipal juga memiliki sejumlah peluang.
“Inilah sepak bola, semua bisa terjadi dan hasil akhirnya ditentukan di lapangan,” tambahnya.
Terlepas dari itu, ia berterima kasih atas perjuangan para pemain yang terus bertarung hingga akhir pertandingan. Baik kiper, lini belakang, hingga pencetak gol semata wayang, Takumu Nishihara, yang mampu menyamakan kedudukan di injury time.
Sejalan, pemain sayap Persiba, Lorensius Sabda menegaskan tim tetap bersyukur atas hasil imbang tersebut. Meski imbang, mereka hampir saja tertinggal dan pulang dengan tangan kosong.
“Kami selalu bersyukur. Kita tahu Persipal Palu tim yang sangat bagus, tapi puji Tuhan kami tidak kalah, dan bisa berjuang sampai akhir,” pungkasnya. (*)
Editor : Duito Susanto