KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Minggu (1/3) malam, PSS Sleman dipastikan turun tanpa kehadiran striker andalannya. Ya, Gustavo Tocantins dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.
Terkait ini, Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis mengaku tak ambil pusing. Ia optimis kekuatan dan kerja tim bisa memberikan solusi.
“Iya, Tocantins akumulasi kartu kuning. Dipastikan hanya dia yang absen untuk pertandingan lawan Persela,” ujarnya.
Ansyari menekankan, dalam sepak bola absennya pemain kunci dalam satu pertandingan adalah hal biasa. Bahkan, tim pelatih sudah mengantisipasi situasi tersebut.
Dia juga menyebut, secara komposisi ada beberapa pemain yang bisa mengisi posisi itu.
“Jadi kami tetap optimis kepada pemain yang akan menggantikan peran Tocantins pada pertandingan lawan Persela,” imbuhnya.
Kolektivitas permainan PSS sudah teruji saat Tocantins absen atau saat penampilannya kurang bersinar. Dia menyebut, tiga pertandingan krusial PSS berhasil meraih kemenangan serta terhindar kekalahan.
Yakni meraih kemenangan dari Persiku Kudus serta berhasil lepas dari kekalahan ketika laga tandang kontra PS Barito Putera dan Deltras FC.
Di sisi lain, PSS terus mematangkan organisasi permainan, terutama dalam transisi menyerang dan penyelesaian akhir.
“Fokus latihan dalam beberapa sesi terakhir diarahkan untuk meningkatkan efektivitas lini depan, sehingga ketergantungan pada satu pemain bisa diminimalkan,” tutup Ansyari.
Diketahui, Tocantins mendapatkan kartu kuning pada laga lawan PSIS Semarang, Kendal Tornado FC, dan Persipura Jayapura. Hingga laga pekan ke-20, Tocantins sudah menyumbang 15 gol untuk tim berjuluk Super Elang Jawa ini. (*)
Editor : Duito Susanto