Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kemenangan Harga Mati! Upaya Persiba Jauhi Zona Degradasi

Oktavia Megaria • Minggu, 1 Maret 2026 | 16:02 WIB

ZONA DEGRADASI: Persiba Balikpapan mesti kerja keras saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Batakan supaya menjauh dari zona degradasi.
ZONA DEGRADASI: Persiba Balikpapan mesti kerja keras saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Batakan supaya menjauh dari zona degradasi.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Laga hidup dan mati bakal dilakoni Persiba Balikpapan saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan putaran ketiga Championship League.

Pasalnya laga yang berlangsung di Stadion Batakan, Minggu (1/3) pukul 21.30 Wita, dipastikan menjadi salah satu asa bagi Persiba untuk menjauhi zona degradasi.

Pelatih Persiba Leonard Tupamahu mengakui, kemenangan menjadi harga mati bagi Persiba. Selain untuk menjauh dari zona merah, tambahan tiga poin juga dibutuhkan guna menjaga asa mengejar posisi lebih atas di klasemen.

“Semoga apa yang sudah kami rencanakan, terutama dari segi taktikal, bisa berjalan sesuai rencana. Saya berharap pemain tampil ngotot dan habis-habisan,” kata dia.

Lebih lanjut, ia menilai performa timnya mulai menunjukkan perbaikan. Dalam dua laga terakhir, Persiba hanya kebobolan satu gol, termasuk saat menahan imbang di Palu. Akan tetapi, Leo tak menampik efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah utama.

“Ini memang PR untuk saya sebagai pelatih, soal memanfaatkan setiap peluang. Banyak pemain muda yang kami miliki, mereka butuh waktu dan jam terbang lebih untuk lebih tenang dan efektif di depan gawang,” tuntasnya.

Untuk diketahui, Beruang Madu -julukan Persiba- saat ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Grup 2 dengan koleksi 16 poin. Sementara PSIS Semarang berada tepat di bawahnya di posisi kesembilan dengan 15 poin, atau masuk zona degradasi. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Champions League #psis semarang #kemenangan #harga mati #zona degradasi #persiba balikpapan