KALTIMPOST.ID, SOLO – Harapan Persiba Balikpapan untuk keluar dari zona degradasi kembali gagal. Tim berjuluk Beruang Madu itu harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Kendal Tornado FC pada pekan ke-24 Liga 2 Championship.
Bermain di Stadion Sriwedari, Surakarata, Minggu (12/4/2026) malam, Persiba tak mampu membendung dominasi tuan rumah sejak awal pertandingan.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Persiba. Tambahan tiga poin sejatinya bisa membawa mereka menyalip PSIS Semarang di klasemen sementara Grup B Liga 2. Namun hasil buruk tersebut membuat Persiba tetap tertahan di peringkat ke-9.
Jalannya pertandingan memperlihatkan Laskar Badai Pantura, julukan Kendal Tornado FC, tampil lebih agresif. Mereka menguasai bola hingga 57 persen dan terus menekan pertahanan Persiba yang tampak kesulitan mengimbangi permainan.
Gol pembuka tercipta tepat di pengujung babak pertama. Pada menit ke-45, Patrick berhasil menjebol gawang Persiba setelah menerima umpan matang dari D. Sukarno. Skor 1-0 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, Persiba mencoba mengubah strategi permainan. Namun justru Kendal Tornado yang kembali menambah gol.
Pada menit ke-52, M. Ragil menggandakan keunggulan melalui skema serangan balik cepat. Persiba semakin tertekan setelah Patrick mencetak gol keduanya pada menit ke-71, lagi-lagi memanfaatkan assist dari D. Sukarno.
Gol tersebut memastikan kemenangan 3-0 bagi Kendal Tornado hingga peluit panjang dibunyikan. Sepanjang laga, Persiba hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran.
Hasil ini membuat posisi Persiba Balikpapan semakin terancam di zona degradasi. Mereka berada di peringkat ke-9 dengan koleksi 17 poin dari 24 pertandingan.
Sementara itu, PSIS Semarang di posisi kedelapan masih unggul tiga poin dari Persiba. Kegagalan Persiba meraih poin di Sriwedari memberi sedikit ruang aman bagi Laskar Mahesa Jenar.
Bagi Kendal Tornado FC, kemenangan ini memperkuat posisi mereka di peringkat keempat dengan 44 poin.
Editor : Thomas Priyandoko