KALTIMPOST.ID-Perjuangan Borneo FC menuju tangga juara Super League 2025/2026 akan ditentukan lima pertandingan tersisa. Persik Kediri menjadi satu dari lima ujian yang akan dihadapi Pesut Etam.
Ya, Borneo FC akan menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (29/4). Di atas kertas, Borneo jauh lebih diunggulkan meski berstatus sebagai tim tamu.
Namun demikian, pelatih Borneo FC menegaskan bahwa dirinya tetap memberikan rasa hormat kepada tuan rumah. Menurut pelatih asal Brazil itu, Macan Putih bukan tim yang mudah dikalahkan.
Apalagi, Ezra Wallian dkk akan bermain di hadapan suporter sendiri. Tentu kemenangan menjadi target dari Persik Kediri.
“Persik adalah tim bagus, mereka akan bermain di kandang dan itu pasti akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami,” tutur eks juru taktik Madura United tersebut.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Melesat 6,2 Persen, Sinergi Pemkot-DPRD Samarinda Jaga Stabilitas Pembangunan
Meski tak banyak waktu untuk recovery, Lefundes mengatakan kondisi timnya saat ini dalam mode siap tempur.
Setelah kemenangan kandang kontra Semen Padang, Diego Michiels dkk sudah menjalani latihan ringan. Bahkan sesampainya di Kediri, tim langsung menjalani latihan ringan untuk menjaga stamina tetap bugar.
“Semua pemain sudah mengetahui berapa pentingnya sisa pertandingan musim ini. Bagi kami semua pertandingan adalah final. Menghadapi Persik tidak akan mudah, tapi pemain sudah berkomitmen untuk bekerja keras demi meraih hasil yang diinginkan,” pungkas Lefundes. (rd)
Editor : Romdani.