BALIKPAPAN – Laga penghakiman bagi Persiba Balikpapan bakal segera bergulir. Duel penentuan nasib itu bakal berlangsung di kandang Persekat Tegal, yakni Stadion Trisanja Slawi, pada Jumat (8/5) sore.
Pertandingan ini tentu saja bakal menjadi pertaruhan hidup kedua tim peringkat ke-9 di papan klasemen Grup Timur ini. Menentukan tim mana yang bakal bertahan, dan mana yang akan terlempar ke Liga Nusantara.
Bagi Leonard Tupamahu selaku pelatih Persiba, Persekat Tegal adalah tim yang bagus, dengan pelatih dan formula pemain yang juga mumpuni. Tim tersebut, bahkan sering lolos dari ancaman degradasi dan bertahan di Pegadaian Championship.
“Iya, saya pikir dengan main di kandangnya di laga kali ini, itu satu keuntungan buat mereka,” ujar pria yang akrab disapa Coach Leo ini.
Kendati begitu, dia menilai tim asuhannya juga tak datang dengan mental pasrah. Dari amatannya, beberapa kali melakoni laga tandang, tidak membuat pemainnya ciut.
Dia menyebut, para pemain bermain tandang dengan mentalitas yang sama seperti mereka main di kandang. Berusaha militan dan dominan dari lawan.
“Jadi saya percaya sama pemain-pemain saya, mereka datang ke Tegal ya mereka akan anggap itu sebagai main di kandang saja menurut mereka,” tambahnya.
Di samping itu, Leo berkata bahwa setelah lawan Tegal, skuad Beruang Madu ini akan langsung dibubarkan. Makanya, momen ini mestinya membuat pemain mengerahkan seluruh yang dimiliki. “Rencananya semua sama-sama selesai di Tegal,” tutup dia. (*)
Editor : Ismet Rifani