KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (10/5) kian memotivasi Borneo FC saat berhadapan Bali United, Senin (11/5). Pesut Etam wajib menang demi menjaga asa juara di akhir musim.
Skuad asuhan Fabio Lefundes di putaran kedua ini tampil cukup dominan. Enam kemenangan beruntun berhasil dicatatkan Mariano Peralta dkk. Namun, Bali United bukan tim yang mudah dikalahkan. Apalagi bermain di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, tentu motivasi Irfan Jaya dkk kian berlipat.
Baca Juga: DTSEN Versi II 2026 Resmi Diperbarui, 470 Ribu Penerima Bansos Baru Masuk Daftar
Jangan lupa, Laskar Tridatu adalah tim yang merusak pesta 11 kemenangan beruntun di Stadion Segiri Samarinda pada leg pertama. Artinya, tidak ada jaminan menang mudah bagi Pesut Etam pada pertandingan tersebut.
Pelatih Fabio Lefundes memahami betul sulitnya bermain di markas Bali United. Meski lawannya baru tumbang dari Madura United pekan lalu, Lefundes menilai kekuatan Bali United di kandang tetap berbeda.
“Kita semua tahu Bali adalah tim yang sangat kuat saat bermain di depan pendukungnya. Tapi kami mau mencapai target, dan target itu tak perlu kami jelaskan lagi seperti apa,” ujar Lefundes dalam sesi jumpa wartawan, Minggu (10/5).
Baca Juga: Tottenham Hotspur Terpuruk, Akui Tak Lagi Setara Big Six Premier League
Pelatih asal Brasil itu menyebut laga di Gianyar menjadi salah satu ujian terberat Borneo FC pada fase akhir kompetisi. Namun, persiapan tim disebutnya berjalan maksimal.
“Kami sudah melakukan persiapan dengan baik dan tentu saja kami ingin meraih hasil maksimal di kandang mereka,” tambahnya.
Di sisi lain, Bali United dipastikan tanpa salah satu penyerang andalannya, Diego Campos. Kendati demikian, Lefundes tak ingin terlena. Menurutnya, kedalaman skuad Serdadu Tridatu tetap membuat mereka berbahaya.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Terpuruk, Akui Tak Lagi Setara Big Six Premier League
“Mereka punya skuad bagus. Jadi saya pikir satu pemain absen akan digantikan pemain lain yang juga punya kualitas bagus,” pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A