KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Borneo FC terus melengkapi kekuatan untuk menghadapi musim 2026/2027. Setelah memperkuat sektor pertahanan dan lini tengah, Pesut Etam kini mendatangkan pemain baru untuk menambah daya gedor di lini depan.
Manajemen resmi merekrut pemain sayap asal Prancis, Kablan Davy N’Goma. Kehadirannya diumumkan melalui akun resmi klub pada Ahad (19/7).
N’Goma menjadi salah satu rekrutan yang cukup menarik perhatian. Di tengah dominasi pemain asal Brasil dalam daftar pemain asing baru Borneo FC musim ini, dia menjadi pemain non-Brasil pertama yang diperkenalkan manajemen.
Baca Juga: Peduli Pendidikan di Wilayah Kerja, PT MMPKM Serahkan Bantuan Ruang ANBK hingga Starlink
“Penyerang sayap asal Prancis ini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Borneo FC. Dengan kecepatan, kreativitas, dan ketajamannya, N’Goma siap menghadirkan ancaman di sisi lapangan,” tulis Borneo FC melalui akun media sosial resminya.
Pemain berpaspor Prancis itu datang ke Samarinda dengan bekal pengalaman yang cukup beragam. Sebelum menembus level profesional, N’Goma menimba ilmu di akademi Amiens, salah satu klub yang cukup dikenal dalam pembinaan pemain muda di Prancis.
Kariernya kemudian berlanjut ke sejumlah klub Eropa. Dia pernah memperkuat Racing Union Luxembourg sebelum melanjutkan petualangan ke Rumania bersama FC Botoșani dan Hermannstadt.
Selama berkarier di Eropa, N’Goma turut merasakan sukses dengan membantu Racing Union meraih gelar Piala Liga Luksemburg. Pengalaman tersebut menjadi modal penting sebelum melanjutkan karier ke Asia.
Sebelum bergabung dengan Borneo FC, pemain berdarah Kongo itu memperkuat Budaiya Club yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Bahrain. Pengalaman bermain di berbagai negara diharapkan membuatnya lebih cepat beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Ribuan Warga Kutai Barat Padati Alun-Alun Itho, Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah
Di atas lapangan, N’Goma dikenal sebagai winger eksplosif yang mengandalkan kecepatan dan kemampuan menggiring bola. Dia juga memiliki keberanian dalam duel satu lawan satu serta mampu menciptakan peluang dari kedua sisi lapangan.
Meski demikian, tantangan besar sudah menantinya di Samarinda. N’Goma diproyeksikan mengisi peran yang ditinggalkan Mariano Peralta, pemain terbaik Super League 2025/2026 yang menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam permainan Pesut Etam selama dua musim terakhir.
Ekspektasi tinggi pun kini berada di pundak pemain berusia 29 tahun tersebut. Jika mampu beradaptasi cepat, N’Goma berpeluang menjadi senjata baru Borneo FC dalam mengarungi Super League, ASEAN Club Championship, Piala Liga Indonesia, dan AFC Challenge League musim ini. (*)
Editor : Ery Supriyadi