KALTIMPOST.ID, KOTA BANGUN – Turnamen antarkampung (tarkam) Martadipura Cup 2026 di Desa Liang, Kecamatan Kota Bangun, kembali mencuri perhatian. Tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan, turnamen ini juga tampil lebih profesional dengan penggunaan Video Assistant Referee (VAR) dan siaran langsung melalui YouTube.
Martadipura Cup memang dikenal sebagai salah satu turnamen tarkam paling bergengsi di Kutai Kartanegara. Selain diikuti pemain lokal, ajang ini juga menjadi magnet bagi pesepak bola profesional. Pada edisi tahun ini, salah satu pemain yang turut ambil bagian adalah M Thauvany dari Madura United.
Panitia penyelenggara terus berupaya meningkatkan kualitas kompetisi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan VAR untuk membantu pengambilan keputusan wasit sekaligus menjaga pertandingan tetap berjalan adil dan sportif.
Baca Juga: Okupansi Hotel Bintang 4 Tertinggi di Kaltim, Sentuh 56,29 Persen pada Mei 2026
Ketua Panitia Pelaksana Martadipura Cup Dandi Aria Pratama mengatakan, penggunaan VAR menjadi bagian dari komitmen panitia untuk menghadirkan turnamen yang semakin berkualitas dan layak ditonton.
Meski demikian, penggunaan teknologi tersebut belum bisa diterapkan di seluruh pertandingan. Tingginya biaya operasional membuat VAR hanya digunakan pada laga pembukaan, semifinal, dan final.
"Kami coba mengemas Martadipura Cup ini menjadi turnamen yang layak ditonton. Meski masih jauh dari kata sempurna, kami terus berbenah. Untuk VAR, kami belum bisa menggunakannya di semua pertandingan karena biaya operasional cukup tinggi. Tahun ini kami pakai pada laga pembukaan, semifinal, dan final. Semoga tahun depan bisa diterapkan di semua pertandingan," ujar Dandi.
Selain menghadirkan VAR, panitia juga menyiarkan pertandingan pembukaan, semifinal, dan final secara langsung melalui kanal YouTube. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang tidak hadir langsung tetap bisa menikmati pertandingan.
Menurut Dandi, pengembangan kualitas turnamen tidak hanya bertujuan meningkatkan level kompetisi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga: Pantai Lamaru Jadi Pusat Aksi Hari Mangrove Sedunia 2026, Gubernur Rudy Mas'ud Dijadwalkan Memimpin
"Semoga ke depan Martadipura Cup bisa semakin profesional dalam pelaksanaannya dan turut membantu UMKM di sekitar lokasi untuk memperoleh penghasilan lebih," pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi