KALTIMPOST.ID, GIANYAR – Reza Arya Pratama tampil sebagai pahlawan Persebaya Surabaya pada final Piala Presiden 2026. Penampilan gemilangnya di bawah mistar membawa Bajul Ijo menundukkan Persib Bandung melalui adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8) malam.
Mantan kiper PSM Makassar itu masuk pada babak pertama menggantikan Ernando Ari yang mengalami kendala. Sejak dipercaya menjaga gawang, Reza tampil solid dan beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya Persib.
Puncak penampilannya terjadi pada babak adu penalti. Reza sukses menepis dua eksekusi pemain Persib, yakni Uiliam Barros dan Hamra Hehanusa. Penyelamatan tersebut memastikan Persebaya menang 6-5 sekaligus mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun di level tertinggi sepak bola nasional.
Baca Juga: Balikpapan Tuan Rumah IMERC 2026, Ajang Tingkatkan Kompetensi Tim Rescue Sektor Pertambangan
Meski trofi yang diraih merupakan Piala Presiden, keberhasilan itu menjadi sinyal kebangkitan Persebaya pada era kepelatihan Bernardo Tavares.
Usai pertandingan, Reza mengaku bersyukur bisa membantu tim meraih gelar juara. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari doa dan dukungan para pendukung Persebaya.
"Senang sekali bisa membawa tim ini juara. Ini semua atas izin Allah dan dukungan semua Bonek dan Bonita di Tanah Air," ujar Reza.
Kiper berusia 25 tahun itu mempersembahkan gelar juara untuk kedua orang tuanya, calon istrinya, serta seluruh pendukung Persebaya. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk tampil lebih baik saat kompetisi resmi musim 2026–2027 bergulir.
"Saya ucapkan terima kasih kepada orang tua saya, calon istri saya, dan orang-orang yang mendukung tim ini. Terima kasih kepada pelatih dan rekan satu tim atas kepercayaannya," katanya.
Mengenai persaingan memperebutkan posisi penjaga gawang utama, Reza memilih menyikapinya secara profesional. Baginya, tugas seorang pemain adalah menjawab kepercayaan pelatih setiap kali diberi kesempatan tampil.
Baca Juga: Ekonomi Kaltim Kembali Tumbuh Membaik
"Soal persaingan kiper di kompetisi nanti berjalan seperti biasa. Kalau saya pribadi, ketika ada waktu luang selalu menambah latihan pribadi untuk meningkatkan performa saya di lapangan," tuturnya. (*)