KALTIMPOST.ID, SEMARANG – Mantan pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Java United FC untuk mengarungi Super League 2026/2027.
Pengumuman tersebut disampaikan Java United FC pada Minggu (9/8). Lefundes mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun. Ia dipercaya menukangi klub yang pada musim sebelumnya masih menggunakan nama Malut United dan ditangani Hendri Susilo.
Java United FC membawa ambisi besar pada musim baru. Berstatus sebagai klub yang kini bermarkas di Semarang, Laskar Kepodang Emas ingin tetap berada dalam persaingan papan atas Super League.
Baca Juga: Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei Secara Rahasia, Lokasi Gelap dan Tanpa Jabat Tangan
Pengalaman Lefundes menangani sejumlah klub di Indonesia menjadi salah satu modal yang diharapkan mampu membawa tim berkembang lebih jauh.
Bagi Lefundes, kesempatan tersebut bukan sekadar pekerjaan baru. Pelatih asal Brasil itu melihat proyek Java United FC sebagai tantangan untuk membangun tim dengan karakter kuat.
“Saya sangat bahagia dan termotivasi menerima kepercayaan dari manajemen untuk memimpin proyek baru ini bersama Java United FC,” kata Lefundes dalam rilis resmi klub.
Ia menyadari pekerjaan yang menanti tidak akan mudah. Membangun tim baru membutuhkan proses, terutama untuk membentuk identitas permainan dan menyatukan para pemain dengan visi yang sama.
“Menata, membangun, dan mengembangkan proses di sebuah klub yang relatif baru di Super League Indonesia adalah tanggung jawab besar, dan justru tantangan seperti inilah yang memotivasi saya,” ujarnya.
Baca Juga: “Berteduh” di Monpera, Cara Komunitas Balikpapan Menumbuhkan Minat Baca
Lefundes bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Ia mengawali kiprahnya di Tanah Air bersama Madura United pada musim 2021/2022.
Setelah sempat berkiprah di Tiongkok sebagai asisten pelatih Shandong Taishan FC, ia kembali ke Indonesia untuk menangani Persita Tangerang sebelum melanjutkan perjalanan bersama Borneo FC pada musim 2025/2026.
Kini, pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Lefundes untuk membangun Java United FC.
“Saya tahu perjalanan kali ini tidak akan mudah, tetapi saya akan bekerja tanpa henti untuk membangun tim yang kompetitif, dengan identitas, keberanian, dan ambisi yang kuat,” tutup pelatih asal Brasil itu. (*)
Editor : Ery Supriyadi