KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Persaingan di sektor penjaga gawang Borneo FC musim ini dipastikan ketat. Pesut Etam memiliki empat pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang, terdiri atas tiga pemain lokal dan satu pemain asing.
Empat kiper tersebut adalah Muhammad Ridho, Muhammad Darmawan, Rakasurya Handika, dan Kadu Monteiro.
Meski sektor penjaga gawang cukup padat, Muhammad Ridho mengaku tidak menganggap ketiga rekannya sebagai kompetitor. Menurutnya, persaingan di bawah mistar merupakan hal yang biasa dalam sebuah tim.
Baca Juga: Basket Masuk Mal, E-Walk 3x3 Championship Balikpapan Diikuti 166 Peserta dari Seluruh Kaltim
"Saya senang bisa bekerja sama dengan semua pemain di Borneo. Untuk persaingan di bawah mistar itu hal yang biasa bagi kami. Namun, saya tidak merasa bahwa mereka adalah saingan saya. Kami saling support satu sama lain," ucap Ridho saat dihubungi Kaltim Post baru-baru ini.
Ridho juga bersyukur bisa kembali memperkuat Borneo FC. Menurutnya, tidak banyak yang berubah dari suasana tim Pesut Etam sejak dirinya pertama kali bergabung.
"Suasana kekeluargaan di tim ini masih sama seperti saat saya pertama kali bermain di tim ini," ucapnya.
Kiper berusia tersebut mengatakan akan berusaha keras agar kembalinya ke Samarinda musim ini bisa memberikan kontribusi bagi tim.
Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Terbaru, 14 Agustus 2026: Kemerdekaan dan Alquran Bukan Bahan Lelucon
Ridho pun memasang target realistis. Dari empat kompetisi yang diikuti Borneo FC musim ini, ia berharap bisa membantu tim meraih setidaknya satu gelar.
"Borneo akan main di empat kompetisi musim ini. Saya berharap kita bisa juara di salah satu kompetisi tersebut," tukas eks Bali United tersebut. (*)
Editor : Ery Supriyadi