KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Borneo FC mengawali kompetisi Super League 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan. Menjamu Persija Jakarta di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (5/9/2026), Pesut Etam kalah dengan skor 0-1.
Borneo FC sejatinya mampu tampil cukup baik dalam pertandingan tersebut. Namun, sejumlah peluang emas di depan gawang Persija gagal dikonversi menjadi gol.
Sebaliknya, Persija yang tidak sepenuhnya mendominasi pertandingan mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Skuad asuhan Shin Tae-yong itu mencetak satu gol yang sekaligus menjadi pembeda hingga laga berakhir.
Baca Juga: Pesona Seni Sendawar 2026, Upaya Menjaga Nadi Budaya Kutai Barat
Pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Meski demikian, pelatih asal Portugal itu siap melakukan evaluasi sebelum tim melakoni laga tandang ke Jepara pada Sabtu (12/9/2026).
"Dalam sepak bola terkadang mendominasi pertandingan saja tidak cukup. Kami unggul dalam menciptakan peluang, tetapi kami kurang efektif. Persija hanya mendapatkan peluang sekali di dalam kotak penalti dan mereka berhasil mencetak gol," terang Mauro.
Pelatih berusia 39 tahun itu menyadari hasil tersebut mengecewakan banyak pihak. Sebab, dalam sepak bola, suporter dan penonton pada akhirnya akan melihat hasil pertandingan.
"Semua pasti melihat hasil akhir, tetapi kami sebagai pelatih akan segera melakukan evaluasi agar tim ini lebih baik di pertandingan berikutnya," tukas Mauro. (*)
Editor : Ery Supriyadi