KALTIMPOST.ID-Kegagalan Persiba Balikpapan merebut tiga poin di Stadion Kanjuruhan Malang, tentunya menjadi catatan penting.
Terlebih pada laga kontra dengan Rans Nusantara FC pada Minggu (13/9) itu, Persiba sempat lebih dulu unggul, namun harus berakhir dengan kekalahan 3-2.
Menanggapi ini, Pelatih Persiba Balikpapan Sudirman mengakui beberapa kondisi memang membuat tim lawan bisa membalikkan kedudukan skor.
“Permasalahan pertama ada beberapa pemain kami yang cedera sehingga harus diganti. Dengan penggantian itu banyak miskomunikasi di dalam lapangan, jadi jelang babak kedua berakhir pemain alami tekanan sehingga gol dari lawan itu terjadi dengan mudahnya,” jelasnya.
Menurutnya, sejak menit awal pertandingan berlangsung dengan sangat menarik, kedua tim tampak saling serangan.
Baca Juga: Orangutan Tiba-Tiba Muncul di Jalan Poros Kutim, Pengendara Berhenti dan Rekam Momen
Faktanya, dua gol dari Takumu Nishihara dan Ryohei Yoshihama yang membuat Beruang Madu unggul lebih dulu, tidak menjamin bahwa mereka mengakhiri laga sebagai juara.
Di sisi lain, Sudirman mengaku pergantian pemain jadi awal tim lawan membuat celah. Di mana, para pemain dinilai mulai kehilangan fokus dan chemistry tim jadi buyar.
“Itu tentu menjadi catatan kami. Tapi selama memang persiapan kami juga boleh dikatakan tidak maksimal karena waktunya hanya satu bulan. Itu juga mungkin menjadi salah satu faktor yang bisa menjadi alasan,” katanya.
Selain itu, katanya, ini juga pertandingan pertama bagi Beruang Madu. Yang boleh jadi membuat tim masih menyesuaikan sehingga banyak kesalahan yang dibuat pada saat melakukan pergantian pemain.
Mewakili pemain, Akbar juga tak menampil laga pembuka itu cukup melelahkan. Meski unggul di babak pertama, menuju 25 menit terakhir tim malah kehilangan fokus.
“Untuk hasil ini, saya mewakili seluruh pemain minta maaf buat suporter dan warga Balikpapan,” pungkasnya. (rd)
Editor : Romdani.