KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Dewa United Banten FC mengusung misi mencuri poin saat melawat ke markas Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Rabu (16/9/2026). Laga pekan ketiga Super League 2026/2027 itu diprediksi berlangsung sengit di hadapan ribuan pendukung tuan rumah.
Pelatih Dewa United, Osmar Loss, memastikan anak asuhnya siap meladeni atmosfer panas kandang Pesut Etam. Kendati waktu persiapan terbilang mepet akibat jadwal padat, juru taktik asal Brasil itu menegaskan skema permainan sudah dipahami matang oleh timnya.
Baca Juga: Kejar Target 40 Persen Akhir Tahun, Disdukcapil PPU Sisir Pelosok Desa Buka Layanan KTP Digital
"Persiapan kami berjalan baik. Tentu ketika menghadapi jadwal yang padat, persiapannya tidak sepenuhnya sempurna dari segi waktu. Namun, kami sudah menyampaikan ide-ide utama kepada pemain yang kami yakini bisa membantu di pertandingan," ujar Osmar.
Dalam lawatan kali ini, Tangsel Warrior memboyong 22 pemain terbaiknya ke Samarinda. Dari daftar nama yang dibawa, hanya gelandang Ricky Kambuaya yang terpaksa ditinggal di markas lantaran masih menjalani pemulihan cedera pramusim.
"Kami membawa hampir seluruh skuad terbaik, ada 22 pemain. Tentu ada sedikit kendala, seperti Ricky yang mengalami cedera saat pramusim. Tapi saya sangat percaya pada pemain yang ada di sini," tegas Osmar.
Baca Juga: 368 Istri di Penajam Gugat Cerai Suami, Kasus Nikah Dini Banyak Kandas
Eks pelatih Corinthians itu menyadari menundukkan Borneo FC di Segiri bukan perkara mudah. Namun, demi ambisi bersaing di papan atas klasemen, skuadnya wajib menargetkan hasil maksimal di setiap laga tandang.
"Kami memiliki target besar musim ini untuk Dewa United. Kami ingin berada di papan atas klasemen. Target itu menuntut kami berpikir untuk meraih tiga poin di setiap pertandingan," tegasnya.
Kendati membidik kemenangan penuh, Osmar tetap realistis melihat dinamika persaingan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air. Baginya, mengamankan satu poin di kandang Pesut Etam tetap bernilai positif demi menjaga konsistensi perolehan angka tim di awal musim.
Baca Juga: Tekan Pernikahan Dini, PA Penajam Perketat Syarat Dispensasi Nikah
"Kami paham kompetisi di Indonesia, sulit. Kami harus memahami seberapa keras pertandingan nanti untuk melihat apakah kami layak meraih tiga poin atau satu poin. Yang terpenting adalah terus mengumpulkan poin," pungkas Osmar. (*)
Editor : Dwi Restu A