KALTIMPOST.ID, Menjelang Indonesia memulai kiprah di turnamen regional, FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyatakan optimistis terhadap peluang Skuad Garuda meraih gelar juara.
Skuad Garuda ambil bagian dalam turnamen FIFA perdana di Asia Tenggara tersebut dan berstatus tuan rumah Divisi 1.
Mereka tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, serta Bangladesh.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober, dengan Indonesia memainkan semua laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Dukungan penuh suporter dan komposisi skuad yang lebih matang membuat John Herdman percaya Timnas Indonesia bisa bersaing memperebutkan gelar juara.
“Saya pikir kami sangat optimistis. Sebagai sebuah tim, kami percaya dengan kemampuan kami,” kata pelatih asal Inggris itu.
“Kami yakin, jika kami fokus kepada diri sendiri dan membuktikan kemampuan kami - bukan fokus untuk membuktikan orang lain salah - maka kami bisa menjalankan tugas dengan baik karena kami memiliki talenta.”
“Jadi, semuanya tentang kami. Setiap pertandingan adalah kami melawan diri kami sendiri untuk memenuhi standar yang kami tetapkan. Jika kami mampu memenuhi standar tersebut, kami memiliki peluang yang sangat kuat untuk mengangkat trofi,” lanjut dia menambahkan.
Kendati tetap optimis, John Herdman memahami bahwa persaingan antarnegara di Asia Tenggara bukanlah hal yang mudah.
Ia menilai beberapa tim peserta memiliki keuntungan dari pengalaman bermain bersama dalam kurun waktu yang cukup panjang.
Sementara itu, Timnas Indonesia masih berada dalam proses membangun identitas baru.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari masa kepemimpinan John Herdman yang belum genap satu tahun sejak dipercaya menangani skuad Garuda.
“Kami tahu bahwa kawasan ASEAN itu sulit. Sangat kompetitif. Kami datang dengan banyak talenta, namun banyak tim lain membawa banyak pengalaman sebagai tim nasional yang solid. Jadi, apa yang kami miliki dari segi talenta bisa diimbangi oleh tim lawan yang sudah bermain bersama selama tiga, empat, hingga lima tahun,” jelasnya.
Editor : Hernawati