KALTIM POST-Peluang Taisei Marukawa memperkuat Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi menjadi sorotan. Winger asal Jepang yang kini membela Dewa United Banten FC itu mengungkapkan sedang menjalani proses menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Keinginan Marukawa mendapatkan status WNI tidak lepas dari ambisinya untuk mengenakan seragam Merah Putih. Pemain berusia 29 tahun tersebut menyebut dokumen administrasi naturalisasinya sudah diserahkan kepada pihak berwenang dan kini menunggu perkembangan selanjutnya.
Jika proses tersebut rampung, Marukawa masih perlu memenuhi persyaratan perpindahan asosiasi sesuai regulasi FIFA sebelum bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Berbeda dengan sejumlah pemain diaspora yang memiliki garis keturunan Indonesia, Marukawa mengandalkan masa tinggalnya di Tanah Air sebagai dasar pengajuan naturalisasi.
Ia pertama kali berkarier di sepak bola Indonesia pada 2021. Sejak itu, pemain asal Jepang tersebut memperkuat beberapa klub, mulai dari Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, hingga Dewa United.
Pengalaman berkarier selama bertahun-tahun di Indonesia membuat Marukawa merasa semakin dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
"Saya sudah tinggal di Indonesia selama lima tahun dan benar-benar jatuh cinta dengan negara ini. Semua orang sangat ramah, dan menghabiskan waktu di Indonesia membuat saya merasa bahagia," tutur Taisei Marukawa saat ditemui di Dewa United Arena, Tangerang.
Masa tinggal tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam proses naturalisasinya. Namun, pemenuhan persyaratan kewarganegaraan dan kelayakan membela tim nasional merupakan dua hal berbeda yang harus dipastikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Naturalisasi Jepang Jadi Opsi untuk Timnas Indonesia
Kehadiran Marukawa berpotensi menambah pilihan di sektor serangan Timnas Indonesia apabila seluruh proses administrasi dan persyaratan FIFA terpenuhi.
Pemain yang dikenal memiliki kemampuan menggiring bola serta bermain di area sayap itu sudah mengenal karakter kompetisi sepak bola Indonesia. Pengalamannya bersama sejumlah klub juga menjadi modal apabila kelak mendapat kesempatan membela skuad Garuda.
Di tengah persiapan menuju turnamen internasional, wacana penambahan pemain melalui jalur naturalisasi terus menarik perhatian pencinta sepak bola nasional.
Meski demikian, status Marukawa belum bisa dianggap sebagai pemain Timnas Indonesia sebelum proses kewarganegaraan dan perpindahan asosiasinya dinyatakan selesai.
Bagaimana dengan Million Manhoef dan Jahnoah Markelo?
Selain Marukawa, sejumlah nama pemain berdarah Indonesia yang berkarier di luar negeri juga sempat menjadi perbincangan terkait peluang memperkuat Timnas Indonesia.
Salah satunya Million Manhoef, winger Stoke City yang memiliki darah Indonesia dan pernah memperkuat timnas kelompok umur Belanda. Peluangnya membela skuad Garuda perlu mempertimbangkan status serta ketentuan kelayakan FIFA yang berlaku.
Nama lainnya adalah Jahnoah Markelo, pemain yang berkarier di Inggris bersama Coventry City. Riwayat keterlibatannya bersama Timnas Suriname juga menjadi faktor yang perlu diperiksa untuk menentukan kemungkinan perpindahan asosiasi.
Dibandingkan berbagai spekulasi tersebut, perkembangan proses naturalisasi Marukawa menjadi hal yang menarik untuk diikuti. Meski begitu, kepastian peluangnya membela Timnas Indonesia tetap bergantung pada penyelesaian seluruh persyaratan resmi.
Jika proses naturalisasi dan perpindahan asosiasi berjalan sesuai ketentuan, Marukawa berpeluang menambah opsi pemain di lini serang Timnas Indonesia. Untuk saat ini, pencinta sepak bola Tanah Air masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai kelanjutan proses tersebut.(*)
Editor : Thomas Priyandoko