Bungkam Borneo FC, Java United Rengkuh Kemenangan Perdana Musim Ini

Doni Aditya Haryono • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 12:57 WIB
DIBOBOL MANTAN: Pemain Java United Kaio Nunes (merah) mencetak satu gol ke gawang Borneo FC.
DIBOBOL MANTAN: Pemain Java United Kaio Nunes (merah) mencetak satu gol ke gawang Borneo FC.    

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Penantian itu akhirnya berakhir. Java United FC meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027 setelah menaklukkan Borneo FC Samarinda dengan skor 2-1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10/2026) sore. Tiga poin yang terasa begitu penting bagi Laskar Kepodang Emas setelah melewati tiga laga awal tanpa kemenangan.

Di hadapan pendukung sendiri, Java United tampil efektif untuk mengamankan hasil maksimal. Borneo FC boleh lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi tuan rumah justru lebih klinis saat mendapatkan kesempatan di depan gawang.

Baca Juga: Borneo FC Bertekuk Lutut di Jatidiri, Kini Bergeser ke Papan Tengah

Setelah bermain imbang tanpa gol pada babak pertama, Java United langsung menggebrak selepas turun minum. Mantan pemain Borneo FC musim lalu, Kaio Nunes, memecah kebuntuan pada menit ke-48.

Tertinggal satu gol, Pesut Etam merespons. Upaya tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-65 setelah Marcos Astina menyelesaikan umpan silang Arthur Maura untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Namun, ketika pertandingan tampak berpeluang berakhir imbang, Lukas Brambilla muncul sebagai pembeda. Sepakan indahnya pada menit ke-80 memastikan kemenangan 2-1 bagi Java United sekaligus membuyarkan harapan Borneo FC membawa pulang poin dari Semarang.

Kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi tim besutan Fabio Lefundes. Sebelumnya, Java United hanya mengoleksi satu hasil imbang dan menelan dua kekalahan dalam tiga pertandingan awal.

Tak heran, tambahan tiga poin tersebut disambut dengan rasa lega oleh sang pelatih. Lefundes bahkan secara khusus mendedikasikan kemenangan ini kepada pemilik klub.

"Kemenangan ini kita dedikasikan untuk owner Java United. Yang pasti, pada laga ini, kita memang sangat membutuhkan kemenangan agar kita bisa bernapas lebih lega. Kita punya cukup banyak waktu untuk latihan (dengan momen FIFA Matchday). Terima kasih pemain atas dedikasinya di lapangan pada laga ini sehingga kita bisa mencatat tiga poin," ujar Fabio Lefundes.

Secara statistik, Borneo FC sebenarnya tidak kalah bersaing. Pesut Etam mencatatkan penguasaan bola sebesar 52 persen, berbanding 48 persen milik Java United. Namun, dominasi tersebut belum cukup untuk mengantarkan tim tamu meraih hasil positif.

Java United justru menunjukkan efektivitas yang menjadi kunci kemenangan. Meski tidak memiliki banyak peluang, tuan rumah mampu mencetak dua gol untuk mengunci tiga poin.

"Hari ini, kita tidak punya banyak peluang, tapi bisa ciptakan dua gol kemenangan. Ini adalah hasil kinerja semuanya untuk membangun tim yang baru yang memang butuh waktu," tutur Lefundes.

Ia mengakui, kemenangan ini menjadi jawaban atas sejumlah hasil mengecewakan pada pertandingan sebelumnya. Java United sempat menciptakan banyak peluang ketika menghadapi Garudayaksa FC, tetapi gagal mengamankan kemenangan. Hasil kurang memuaskan berlanjut saat melawan Persita Tangerang dan Persija Jakarta.

"Laga lawan Garudayaksa FC, kita ciptakan banyak peluang, tapi gagal menang. Laga kedua lawan Persita Tangerang, kita juga akhirnya kalah, demikian juga laga lawan Persija kita juga mencatat kekalahan. Tentunya kita syukuri kemenangan dari lawan yang solid," tandasnya.

Kemenangan atas Borneo FC menjadi modal penting bagi Java United untuk menatap pertandingan berikutnya. Laskar Kepodang Emas dijadwalkan menjamu Bali United pada pekan kelima Super League 2026/2027. (*)

Editor : Sukri Sikki
mauro jeronimo Java United FC stadion jatidiri persija borneo fc