KALTIMPOST.ID, Jumlah peserta yang tidak lolos nilai ambang batas pada seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di Bontang kian bertambah. Pada hari ketiga pelaksanaan ujian ini tercatat 155 peserta gagal memenuhi ketentuan tersebut.
Dari 355 peserta yang telah dijadwalkan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang.
Kepala BKPSDM Bontang Sudi Priyanto mengatakan sejatinya tiap sesi dijawalkan 100 peserta SKD. Namun tiap sesinya selalu ada peserta yang tidak hadir. Di hari ketiga sebanyak 45 peserta tidak datang ke lokasi ujian di Graha Taman Praja lantai tiga, Bontang Lestari.
“Jumlah untuk yang tidak lolos nilai ambang batas berpotensi terus meningkat sebab pelaksanaan SKD masih berlangsung,” kata Sudi.
Mengacu aturan, untuk tes wawasan kebangsaan (TWK) nilai minimal yakni 65. Sementara tes intelegensia umum (TIU) nilai minimal 85 dan tes karakteristik pribadi (TKP) 166. Nantinya peserta yang lolos passing grade kemudian akan diurutkan berdasarkan formasi yang dipilih.
Tiap slot formasi akan diambil tiga besar dengan akumulasi nilai tertinggi. Sejauh ini peserta umumnya jatuh di TIU. Terdapat 80 peserta gagal di jenis soal tersebut dalam empat sesi kemarin.
Disusul dua jenis soal yang gagal sekaligus yakni TIU dan TWK sejumlah 52 peserta. Pada urutan ketiga yakni TWK dengan jumlah peserta 39. BKPSDM menjelaskan proses SKD masih berlangsung hingga Jumat 1 November mendatang.
Sampai pelaksanaan tiga hari ini, Kaltim Post mencatat untuk peserta yang tidak menggapai nilai ambang batas mencapai 355. Nantinya ketika masuk tiga besar tiap formasi akan diuji lagi di seleksi kompetensi bidang (SKB). (ak/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan