Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pokmas Kesulitan Instruktur, Dua Pelatihan di Kelurahan Api-Api Belum Digelar

Adhiel kundhara • Selasa, 17 Desember 2024 | 10:58 WIB

Warga RT 19, Kelurahan Api-Api menggelar pelatihan pembuatan roti canai dan roti manis melalui stimulan RT, beberapa waktu lalu.
Warga RT 19, Kelurahan Api-Api menggelar pelatihan pembuatan roti canai dan roti manis melalui stimulan RT, beberapa waktu lalu.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Warga RT 19, Kelurahan Api-Api, Bontang, baru menggelar dua jenis pelatihan. Melalui program stimulan RT tahun ini. Jumlah ini masih separuh dari empat pelatihan yang diusulkan.

Ketua RT 19 Irham Mongilong mengatakan, pelatihan yang sudah dilaksanakan yakni pembuatan roti canai dan roti manis. Sementara dua pelatihan yakni pembuatan sirup mangrove dan amplang masih ditunda.

“Nanti kami akan jadwalkan. Tentunya di bulan ini,” kata Irham.

Baca Juga: Enam Calon Bakal Beradu Program, Hanya Empat Calon Ketua RT Terpilih Aklamasi

Faktor penundaan pelatihan ini bukan dikarenakan faktor anggaran. Tetapi pihak kelompok masyarakat (pokmas) kesulitan menemukan instruktur pelatihan. Pasalnya beberapa instruktur juga harus turun melakukan pelatihan di wilayah lain.

“Apalagi Api-Api seluruhnya untuk pelatihan ini dimulai di Desember,” ucapnya.

Ia pun meminta warga untuk bersabar. Dipandangnya peningkatan SDM melalui pelatihan ini sangat diperlukan. Jika warga mampu menyerap ilmu dengan baik, maka bisa menjadi ladang usaha baru. Secara otomatis bisa mendulang pendapatan tambahan bagi keluarga.

Sebelumnya pelatihan di RT 19 dilaksanakan kurun 12 hingga 15 Desember lalu. Tiap pelatihan berisi 10 peserta. Sebelumnya pengurus RT sudah melakukan penjaringan. Melibatkan dari dasawisma PKK. Mengingat usulan ini awalnya bermuara dari permintaan ibu PKK di lingkungan tersebut.

“Namun demikian kaum bapak juga bisa ikut,” tutur dia.

Baca Juga: Enam Calon Bakal Beradu Program, Hanya Empat Calon Ketua RT Terpilih Aklamasi

Terkait pelatihan pembuatan sirup mangrove, ia menjelaskan pemilihan ini karena di Bontang banyak tanaman bakau. Dari bakau tersebut ternyata bisa menjadi olahan minuman yang tentu memiliki kandungan manfaat.

“Sirup mangrove ini bisa mengatasi radikal bebas dalam tubuh dan melindungi kesehatan jantung,” terangnya.

Terkait tiga pelatihan lainnya itu bisa menjadi produksi rumahan. Sehingga bisa menjadikan tambahan pendapatan keluarga. Apalagi di RT 19 juga telah terdapat salah satu pusat jualan kue ketika pagi hari.

“Setelah pelatihan, peserta diharapkan bisa menghasilkan produk. Nantinya bisa menjadi sentra kuliner,” sebutnya. Diketahui RT 19 terdiri dari 79 kepala keluarga dengan 265 jiwa. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#pelatihan #Stimulan #roti manis #rt #pkk #Roti Canai