BONTANG - Rencana pembangunan gudang bulog di sekitar Perum Korpri, Bontang Lestari disambut baik oleh Pemkot Bontang. Bahkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) telah menganggarkan Rp 20 miliar untuk pembangunan jalan menuju titik rencana kawasan tersebut.
“Nominal itu masuk di APBD 2025 ini,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin.
Panjang jalan yang dibangun yaitu 950 meter. Nantinya lebar 20 meter. Rinciannya tiap jalur memiliki lebar tujuh meter. Di tambah median jalan dan drainase. Struktur memiliki ketebalan 25 sentimeter dan lantai kerja 10 sentimeter. Adapun mutu beton yang dipakai ialah FS 45.
“Kami akan utamakan pagu ini untuk pembangunan jalan. Mudah-mudahan untuk tahun depan bisa dianggarkan untuk drainase,” ucapnya.
Pembangunan secara bertahap ini dikarenakan urgensi drainase di lokasi tersebut masih belum dibutuhkan. Jika volume mencukupi saluran pembuangan hanya dikerjakan untuk alirannya. “Sementara strukturnya akan dilakukan tahun berikutnya,” tutur dia.
Anwar menjelaskan nantinya akses ini akan dilewati oleh kendaraan bermuatan berat. Dinas PUPRK pun memperhatikan kualitas jalan yang dibangun supaya tidak mudah rusak.
Diketahui telah terjadi pembagian terkait kewenangan pembangunan gudang bulog. Khusus akses menjadi tanggung jawab pemkot. Sementara infrastruktur gudang akan digarap oleh pemerintah pusat.
Pembangunan gudang ini telah disiapkan lahan seluas tiga hektare. Rencananya ada dua gudang yang akan berdiri. Masing-masing berkapasitas 1.000 ton.
Panjang tiap bangunan bangunan diperkirakan 30 meter dan lebar 18 meter. Di dalamnya terdapat empat zona penyimpanan dan satu zona pengemasan. Pada zona pengemasan lengkap dengan sarana dua mesin packaging. (*)
editor: sukri sikki
Editor : Sukri Sikki